Breaking News:

Mengenal Potensi Desa Wisata Ngerangan di Jawa Tengah, Cikal Bakal Angkringan

“Berawal pada 2019, kami bersama-sama memulai untuk untuk membangun kemajuan desa. Kami membuat branding cikal bakal desa angkringan.

Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Desa Batur, yang berlokasi di lereng Gunung Merbabu. Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 

TRIBUNJOGJA.COM, JATENG – Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman budaya dan tradisi.

Indonesia menyajikan pemandangan alam sangat indah serta aneka kuliner nan menggugah selera.

Kekayaan alam Tanah Air pun melimpah.

Begitu banyak keunikan yang bisa digali dari daerah-daerah di Indonesia.

Satu di antaranya di Desa Wisata Ngerangan di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Di sanalah cikal-bakal angkringan yang kita kenal.

Baca juga: HUT Klaten Ke-217, Bupati Sri Mulyani Jelaskan Simbol Baju Putih dan Selendang Lurik

“Berawal pada 2019, kami bersama-sama memulai untuk untuk membangun kemajuan desa. Kami membuat branding cikal bakal desa angkringan. Pendiri atau inisiator angkringan berasal dari Desa Ngerangan,” terang Direktur BUMDes Ngerangan, Gunadi SpdI, belum lama ini.

Mbah Wiryo Jeman Maestro Angkringan/Tokoh Pendiri Angkringan merupakan saksi hidup kali pertama angkringan eksis.

Karyawan pertama Eyang Karso Dikromo Atau biasa disebut Mbah Karso Djukut berkisah, mulanya angkringan menghidangkan tahu goreng, tempe goreng, kerupuk rambak, kerupuk karak, kacang dulu kemasan daun, dan sebagainya. 

Sejahterakan Masyarakat Melalui Bumdes

Desa Wisata Ngerangan di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Desa Wisata Ngerangan di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Istimewa)

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved