Breaking News:

Berita Kesehatan

Gejala Pradiabetes, Tahap Terakhir Sebelum Anda Benar-benar Menderita Diabetes

Pradiabetes merupakan tahapan terakhir sebelum Anda benar-benar menderita diabetes. Apa saja gejalanya?

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
tribunnews.com
Ilustrasi : Diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM - Pradiabetes dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa faktor bisa meningkatkan peluang Anda menderita pradiabetes. Terutama jika Anda berusia di atas 45 tahun atau Anda memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi dari 25.

Faktor risiko lainnya adalah penyimpanan lebih banyak lemak di sekitar pinggang daripada pinggul. Anda dapat mengukur faktor risiko ini dengan memeriksa apakah pinggang Anda 40 inci atau lebih jika Anda laki-laki dan 35 inci atau lebih jika Anda perempuan.

Faktor risiko lain untuk pradiabetes adalah kurangnya aktivitas fisik.

Baca juga: Daftar Sayuran yang Baik untuk Penderita Diabetes, Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah

Bagaimana pradiabetes didiagnosis?

Dokter Anda perlu melakukan tes darah untuk diagnosis yang akurat. Ini berarti mengambil sampel darah untuk dikirim ke laboratorium.

Hasil dapat bervariasi tergantung pada jenis tes. Anda harus melakukan tes yang sama dua kali untuk memastikan diagnosis, menurut NIH.

Perangkat yang mengukur kadar glukosa, seperti tes finger-stick, tidak digunakan untuk diagnosis.

Sebagai gantinya, dokter Anda akan menggunakan satu atau dua dari tes ini:

Tes hemoglobin A1c

Tes hemoglobin A1c, yang juga disebut tes A1c atau tes hemoglobin glikosilasi, mengukur kadar gula darah rata-rata Anda selama dua hingga tiga bulan terakhir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved