Breaking News:

BREAKING NEWS : Perempuan Asal Gunungkidul Tergeletak Pingsan di Depan Rumah Makan di Terban

BREAKING NEWS : Perempuan Asal Gunungkidul Tergeletak Pingsan di Depan Rumah Makan di Terban

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Polsek Gondokusuman
Proses evakuasi perempuan yang tumbang di depan rumah makan, Senin malam (27/7/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Jalan Profesor Yohanes, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta heboh setelah melihat seorang perempuan tergeletak di depan sebuah rumah makan.

Perempuan tersebut diketahui berinisial TW (21), warga asli Pathuk, Kabupaten Gunungkidul.

Kapolsek Gondokusuman, AKP Surahman menjelaskan, mulanya TW ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri oleh saksi Triana Budi Lestari dan satu saksi lainnya yakni Andri Yanto, pada Senin (26/7/2021) sskitar pukul 22.30.

Berdasarkan keterangan Triana, sebelum tak sadarkan diri, TW terlihat sedang duduk di depan salah satu rumah makan di Jalan Profesor Yohanes.

Setelah diamati, tiba-tiba perempuan tersebut dalam keadaan tertidur dan cukup lama tak sadarkan diri.

"Saksi ini berusaha membangunkan, namun TW tidak merespon. Dia kemudian memanggil temannya dan masyarakat. Ternyata TW juga tidak merespon," jelasnya.

Karena lama tak sadarkan diri, pihak Kepolisian datang untuk memeriksa dan membawa TW ke rumah sakit DKT Yogyakarta.

"Setelah dipastikan oleh dokter tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada perempuan itu. Bekas minuman keras juga tidak ada," ungkapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS : Dalam Kurun Waktu 7 Bulan, 17 Ibu Hamil di Bantul Meninggal Akibat Covid 

Baca juga: Tanggapan Warga Gunungkidul Soal Waktu Makan 20 Menit: Lebih Baik Dibungkus

Beruntungnya, perempuan itu kini sudah sadarkan diri, dan dari pihak keluarga memilih untuk tidak melakukan tindakan lebih lanjut.

"Kami sudah memastikan, polisi di lapangan dan medis juga ber APD lengkap saat evakuasi. Sekarang sudah sadar, suaminya juga menerima dan saat ini sudah pulang," tegas dia.

Oleh sebab itu, lanjut dia, penyebab perempuan tersebut tiba-tiba tumbang di depan rumah makan sampai saat ini belum diketahui.

"Jadi kami sangat berhati-hati kemarin. Saksi sudah kami mintai keterangan, dokter juga sudah dan intinya tidak ada tindakan kekerasan, termasuk gejala Covid-19 juga tidak. Sskarang sudah kembali pulang," pungkasnya. (Tribunjogja/Miftahul Huda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved