Breaking News:

BREAKING NEWS : Dalam Kurun Waktu 7 Bulan, 17 Ibu Hamil di Bantul Meninggal Akibat Covid 

BREAKING NEWS : Dalam Kurun Waktu 7 Bulan, 17 Ibu Hamil di Bantul Meninggal Akibat Covid 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi ibu hamil 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mencatat dalam waktu tujuh bulan, tepatnya Januari hingga 24 Juli, sedikitnya ada 17 ibu hamil di Bumi Projotamansari meninggal dunia akibat virus corona (covid-19).

Virus yang dapat dengan cepat menular itu, dianggap menjadi faktor pemberat sehingga nyawa sang Ibu tidak dapat tertolong.

Upaya menekan angka kematian pada ibu hamil covid pun dilakukan dengan menyiapkan RS Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro dan RS UII Pandak untuk melayani persalinan Ibu hamil positif covid-19. 

"Kami sudah siapkan itu untuk menjembatani kalau ada ibu hamil positif covid-19. Jangan sampai mereka kesulitan cari tempat persalinan," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Rahardjo, Selasa (27/7/2021). 

Saat ini RSLKC di Bambanglipuro sudah memiliki ruang persalinan, ruang tindakan dan 10 ruang rawat Ibu dan Bayi pasca melahirkan.

Alat kesehatan seperti USG 4D juga sudah tersedia. Kemudian, ada dokter spesialis dan 18 bidan.

Semuanya sudah siap dan sejak dua bulan lalu mulai menangani persalinan Ibu hamil covid.

Di samping itu, Agus mengatakan pihaknya sudah menandatangani kerjasama dengan RS UII, di mana rumah sakit swasta di Pandak itu akan menjadi rumah sakit maternal yang menangani persalinan Ibu hamil positif covid-19.

Baca juga: Menteri PUPR Kunjungi Shelter Isolasi Mandiri Terpadu di Yogyakarta

Baca juga: Pemda DIY Masih Miliki Persediaan 159 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

Dua rumah sakit itu disiapkan untuk menangani persalinan ibu hamil positif covid-19 tanpa kedaruratan. Namun apabila Ibu hamil dalam kondisi darurat, maka akan di bawa ke RS Rujukan. 

"Kalau kondisi darurat di RS Panembahan Senopati dan RS Muhammadiyah," kata Agus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved