Breaking News:

Yogyakarta

Cabor Balap Motor PON DIY Akhirnya Bisa Berlatih Kembali di Kompleks Stadion Mandala Krida

Cabor balap motor belum diizinkan karena dikhawatirkan riuhnya suara motor bakal mengundang masa berkerumun untuk menonton.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Ketum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah lama tak berlatih, atlet puslatda Pekan Olahraga Nasional (PON) DI Yogyakarta cabang olahraga balap motor akhirnya kembali dapat memacu kecepatan di lintasan kompleks Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, mulai besok Selasa (27/7/2021).

Sebelumnya cabor balap motor belum dapat melakukan aktivitas akibat penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sejak awal bulan Juli 2021 lalu.

Rencananya beberapa hari lalu jika masih belum dapat berlatih, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY akan menyiasati tempat latihan sementara di lintasan Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul.

Padahal pada waktu yang sama cabor lain sudah mendapat izin berlatih di fasilitas milik Pemerintah Daerah (Pemda) DIY itu sejak hari kedua PPKM.

Baca juga: KONI DIY Berencana Berikan Obat Malaria Kepada Atlet PON DIY Sebelum Keberangkatan ke Papua

Satu diantara alasan yang membuat cabor balap motor belum diizinkan karena dikhawatirkan riuhnya suara motor bakal mengundang masa berkerumun untuk menonton.

"Alhamdulillah cabor balap motor sudah mendapat izin dari manajemen Mandala Krida untuk dapat berlatih kembali di sana. Hal itu juga yang membuat kita urung untuk berlatih di lintasan Gading," ujar Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto kepada Tribunjogja.com, Senin (26/7/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa manajemen Mandala Krida sudah tahu betul jika persiapan PON XX Papua yang akan digelar pada bulan Oktober 2021 ini semakin mepet.

"Karena memang posisinya sekarang sudah urgent untuk kebutuhan latihan PON, jadi mereka sepertinya juga menyadari itu," jelasnya.

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan ketika atlet balap motor berlatih di sana ialah, tidak membawa kerabat atau orang lain di luar tim cabor tersebut, menjaga protokol kesehatan dengan ketat, serta tidak mengizinkan masyarakat menonton di sekitar kompleks stadion.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved