Breaking News:

Akhir Perpanjangan PPKM Darurat, Gunungkidul Masih Catatkan Ratusan Kasus Baru COVID-19

Perpanjangan masa PPKM Darurat (Level 4) berakhir pada Minggu (25/07/2021). Adapun pemerintah berencana melakukan relaksasi

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Perpanjangan masa PPKM Darurat (Level 4) berakhir pada Minggu (25/07/2021).

Adapun pemerintah berencana melakukan relaksasi atau pelonggaran aktivitas setelah diperketat selama hampir sebulan penuh, jika ada penurunan kasus.

Meski demikian, Gunungkidul yang menerapkan PPKM Level 3 setara Level 4 masih mencatatkan ratusan kasus baru COVID-19. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Dewi Irawaty.

Baca juga: Tak Mampu Bertahan di Tengah Badai Pandemi, Ini Alasan Pengusaha di Malioboro Menjual Tokonya

"Tercatat ada 183 kasus baru konfirmasi positif hari ini, 18 di antaranya meninggal dunia," kata Dewi pada wartawan sore ini.

Adapun sebanyak 165 kasus baru lainnya kini menjalani perawatan serta isolasi mandiri (isoman). Ia juga melaporkan terdapat 244 kasus yang dinyatakan sudah sembuh.

Gunungkidul kini telah mencatatkan 13.251 kasus konfirmasi positif COVID-19 secara kumulatif. Dewi menyampaikan ada 2.888 kasus aktif serta 9.699 kasus yang sudah dinyatakan sembuh.

"Sampai kini tercatat ada 664 kasus meninggal dunia karena COVID-19," ungkapnya.

Meski ada rencana pelonggaran, Dewi tetap berharap masyarakat mempertahankan kepatuhan pada protokol kesehatan (prokes). Terutama pada penggunaan masker, menghindari kerumunan, dan menjaga kebersihan.

Pasalnya tingkat penularan COVID-19 di Gunungkidul masih terbilang tinggi. Apalagi pihaknya juga sudah menerima informasi jika varian Delta sudah menjangkiti sejumlah warga.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 4, Polres Magelang Bersama TNI Gelar Operasi Yustisi Simpatik

"Kunci utamanya tetap pada prokes jika ingin kasus turun dan terkendali," ujar Dewi.

Pemkab Gunungkidul kini tengah menggencarkan vaksinasi COVID-19 bagi warga. Sasaran pun naik dari yang sebelumnya 525 ribu warga menjadi 595 ribu yang perlu mendapat vaksin.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan vaksinasi kini digencarkan dengan cara door to door. Artinya petugas akan mendatangi langsung rumah warga sasaran untuk menyuntikkan vaksin.

"Kami targetkan Agustus 2021 ini vaksinasi sudah menyentuh 70 persen," ujarnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved