Breaking News:

KONI DIY Berencana Berikan Obat Malaria Kepada Atlet PON DIY Sebelum Keberangkatan ke Papua

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta berencana memberikan obat malaria kepada atlet puslatda DIY, sebelum keberangkatannya

TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Djoko Pekik Irianto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta berencana memberikan obat malaria kepada atlet puslatda DIY, sebelum keberangkatannya ke Papua untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

Hal itu berkaitan tingginya angka kasus malaria berdasarkan catatan Annual Parasite Incicence (API) sebanyak 235.780 kasus sepanjang 2020.

Sebagian besar angka tersebut masih disumbang oleh provinsi Papua. Pantas saja jika pihak KONI DIY merasa khawatir dengan atletnya yang akan berlaga di Papua dua bulan yang akan datang.

Baca juga: Kemilau Anniversary The Palace Jeweler, Bagikan Berlian Gratis untuk Pelanggan Setia

Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan para anggotanya salah satunya membahas soal obat malaria untuk atlet.

"Kalau kemarin dalam ketentuan yang sudah kita bahas dalam meeting, obat malaria akan diberikan sebelum keberangkatan," ujar Djoko kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Namun ia tak mau gegabah memutuskan bahwa seluruh atlet akan diberi obat malaria,  pasalnya setelah pemberian obat dikhawatirkan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi performa atlet.

Langkah selanjutnya KONI DIY akan berkonsultasi lebih dulu dengan tim dokter untuk meminta rekomendasi.

Baca juga: Pembayaran UGR Tol Yogyakarta-Solo untuk Desa Tirtoadi Sleman Tertahan Karena PPKM Level 4

"Kita akan berkonsultasi dulu dengan dokter, kapan sebaiknya diberikan, di sisi lain kota juga dapat kabar kalau di Papua itu tidak semua daerah terdapat malaria, jadi apakah atlet yang berlaga di beberapa daerah lainnya akan diberikan atau tidak," katanya.

Selanjutnya, Djoko juga menuturkan bila di PB PON tidak banyak dibahas soal antisipasi malaria sepanjang kejuaraan.

"Meski begitu kita tetap ingin melakukan tindakan preventif saja," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved