Breaking News:

Kisah Pilu Pria di Pontianak Antre Oksigen Demi Sang Ibu, Namun Ibunda Tercinta Akhirnya Tiada

“Sudah terlambat, ibu saya sudah meninggal," katanya, seraya menangis dan bergegas membawa pulang tabung tanpa berisi oksigen.

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi tabung oksigen 

TRIBUNJOGJA.COM - Shiri, seorang pria di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tak bisa menahan tangis saat mendengar kabar sang ibunda tercinta meninggal dunia.

Padahal, saat itu ia tengah mengantre demi mendapatkan oksigen untuk ibunya yang tengah mengalami sesak napas di rumah.

Melansir dari Tribun Pontianak, Shiri berada di ujung antrean panjang untuk mengisi oksigen di sebuah perusahaan, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021.

“Sudah terlambat, ibu saya sudah meninggal," katanya, seraya menangis dan bergegas membawa pulang tabung tanpa berisi oksigen.

Dilaporkan dari Tribun Pontianak, puluhan warga memang sudah mengantre sejak pagi mengisi tabung oksigen untuk keluarga mereka yang sedang sakit dan membutuhkan oksigen untuk membantu pernafasan.

Baca juga: Kisah Sedih Anak 10 Tahun Isoman Seorang Diri Setelah Ayah Ibunya Meninggal dalam 2 Hari Beruntun

Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Covid-19 di Indonesia Jumat 23 Juli 2021, Jabar Masih Catatkan Kasus Tertinggi

Di saat puluhan warga lain masih mengantre, Shiri yang saat itu mengenakan kemeja krem terlihat baru saja menerima telepon langsung tampak bingung, dan berkata.

Ia mengaku sudah dari pagi berusaha mencari oksigen untuk Ibunya yang sedang sakit dan mengalami sesak napas di rumah.

Tak banyak yang mampu ia ucapkan, sesaat sebelum kembali ke rumah melihat jenazah sang ibunda.

Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre
Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre (dok.Tribun Pontianak)

Shiri mengungkapkan, sang ibu sedang dirawat di rumah karena sulit bernafas dan membutuhkan oksigen.

"Saya dari pagi. Oksigennya telat ini. Ibu saya yang sakit di rumah sesak nafas. Perawatan di rumah, dirumah sakit tidak ada oksigen katanya," tuturnya sembari mengusap air mata.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved