Breaking News:

Yogyakarta

Jelang 7 Hari Keberangkatan ke PON XX Papua, KONI DIY Akan Lakukan TC untuk Atlet

Selama TC, para atlet akan melakukan latihan intensif sesuai program periodisasi latihan, serta akan dilakukan beberapa kali tes swab un

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
Ketua Umum KONI DIY Prof Dr H Djoko Pekik Irianto MKes AIFO 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Melonjaknya kasus positif Covid-19 perharinya di Indonesia kian menjadi kekhawatiran pegiat olahraga terutama atlet-atlet yang sedang mempersiapkan diri mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober 2021 mendatang..

Kekhawatiran itu berupa terjadinya penyebaran virus di kalangan atlet apalagi saat ini khususnya DI Yogyakarta yang sedang disebut-sebut termasuk salah satu episentrum Covid-19.

Dengan perihal itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY selaku otoritas keolahragaan di DIY berupaya untuk mencegah penyebaran di kalangan atlet dengan cara mengadakan training camp (TC) menjelang keberangkatan ke Papua.

"Kita juga cemas dengan hal itu, apalagi ada kebijakan dari PB PON bahwa semua kontingen akan di Swab setiba di Bumi Cendrawasih untuk mencegah agar tidak ada kasus positif, maka rencananya kita akan menggelar TC bagi para atlet selama tujuh hari," kata Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Jadwal Sea Games Diundur, KONI DIY Sebut Atlet DIY Dapat Fokus ke PON XX Papua

Sistemnya TC itu tidak akan dilaksanakan serentak untuk semua cabang olahraga, namun akan dilaksanakan satu pekan jelang jadwal keberangkatan kontingen tiap cabornya ke Papua.

"Kita rencanakan TC di beberapa tempat berbeda, tentu didekatkan dengan lapangan latihan, seperti di AAU ada panahan dan aerosport. Kemudian di UNY ada atletik dan polo air, ada pula di Griya Persada Kaliurang ada catur, taekwondo, dan silat. Untuk sepatu roda kita carikan di Bantul tidak jauh dari SSA, dan lain sebagainya," ujarnya menjelaskan.

Selama dalam TC tersebut para atlet akan melakukan latihan intensif sesuai program periodisasi latihan, serta akan dilakukan beberapa kali tes swab untuk memastikan pemain aman dari Covid-19.

Sementara TC yang akan dilaksanakan pertama kali di bulan September 2021 ini akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, makan Djoko menuturkan KONI DIY akan bekerja sama dengan Pengda Cabor serta pihak sponsor.

"Untuk sponsor sampai saat ini masih terus kita usahakan, namun tetap anggaran terbesar dari KONI DIY," tambahnya.( Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved