Breaking News:

Yogyakarta

Disnakertrans DIY Ingin Karyawan yang Dirumahkan Harus Digaji di Atas 50 Persen

Ketentuan pemberian gaji di atas 50 persen sebagai bentuk rasa kemanusiaan perusahaan terhadap buruh atau pekerjanya.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
yangenak.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Ketengakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta meminta perusahaan yang meliburkan karyawannya untuk tetap memberikan gaji di atas 50 persen.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Pekerja Ariyanto Wibowo menyampaikan, ketentuan itu dikatakan sebagai bentuk rasa kemanusiaan perusahaan terhadap buruh atau pekerjanya.

Saat ini Disnakertrans DIY sudah jemput bola melakukan pendataan pekerja yang dirumahkan karena perusahaan tempat bekerja tidak beroperasi secara maksimal, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan.

Baca juga: Dampak PPKM Darurat PHK Membayangi Buruh Yogya

"Kami jemput bola bersama Kabupaten/Kota. Tapi sejauh ini belum ada laporan, kalau dari serikat mengatakan ada ya silakan dilaporkan ke kami," katanya, kepada Tribunjogja.com, Jumat (23/7/2021).

Ia menjelaskan, kalau pun terdapat buruh yang dirumahkan dalam kondisi sulit seperti saat ini, Bowo meminta kepada perusahaan agar tetap memberikan gaji di atas 50 persen.

"Kalaupun ada, kami minta perusahaan memberikan di atas 50 persen. Karena sekarang kondisi sulit. Jadi ini masalah kemanusiaan," jelasnya.

Sejauh ini, ia mencontohkan hanya di wilayah Kabupaten Kulon Progo saja yang sudah ada laporan beberapa karyawan yang dirumahkan.

Baca juga: Gelombang PHK Ancam Kalangan Pekerja, DPRD Minta Pemda DIY Segera Belanjakan Anggaran untuk Bansos

"Dan kami sudah pastikan, mereka mendapat gaji sebesar 80 persen," ungkapnya.

Bowo melanjutkan, masyarakat diimbau apabila mengalami kesulitan di tempat kerja entah itu dirumahkan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk segera melapor ke Disnakertans masing-masing Kota/Kabupaten supaya terdata dan tertangani.

"Kami imbau kepada masyarakat, dan serikat pekerja jika ada teman yang dirumahkan silakan laporkan ke kami," tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved