Breaking News:

Yogyakarta

KONI DIY Telah Mendapat Konfirmasi untuk Vaksinasi Atlet PON di Bawah Umur 18 Tahun

Vaksinasi ini sebagai suatu syarat yang penting untuk atlet berkompetisi di PON Papua nanti.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta telah mendapat konfirmasi dari RS Sardjito soal rekomendasi vaksinasi untuk atlet di bawah umur 18 tahun yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober 2021 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto yang beberapa hari lalu telah mendapat surat untuk bekerjasama melakukan penyuntikan vaksin.

"Kita sudah dapat konfirmasi dari RS Sardjito dan sekarang tinggal menunggu kapan jadwal pelaksanaan vaksinnya," kata Djoko kepada Tribunjogja.com, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: KONI DIY Tunggu Jawaban RSUP Dr Sardjito Soal Vaksinasi Atlet di Bawah Usia 18 Tahun

Saat ini Djoko dan kolega sudah mengirim data lengkap dari sekitar 16 atlet yang belum melaksanakan vaksinasi, termasuk atlet yang kemarin belum divaksin karena sakit.

"Kemarin mereka juga sudah meminta kami untuk mengirimkan data lengkap, dan langsung kita respon dengan cepat untuk mengirimkan kembali," ungkapnya.

Mengingat vaksinasi ini sebagai suatu syarat yang penting untuk atlet berkompetisi di PON Papua nanti, KONI DIY berharap prosesnya bisa selesai pada bulan Agustus 2021 sampai dengan dosis kedua.

Pasalnya, seluruh atlet akan mulai berangkat berangsur-angsur mulai akhir September 2021 mendatang.

Baca juga: Sejumlah Atlet Puslatda Belum Divaksin, KONI DIY Tunggu Jawaban RS Sardjito

Sehingga pelaksanaan vaksinasi tidak boleh sampai mepet dengan agenda keberangkatan.

"Kita sudah minta pelaksanaanya sesegera mungkin," tegasnya.

Sebelumnya, kebijakan soal vaksinasi anak usia 12-17 tahun telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan vaksin produksi Sinovac/PT BIO Farma.

Keputusan itu diambil setelah dilakukannya kajian oleh BPOM dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved