Breaking News:

Yogyakarta

Dinilai Belum Efektif, Pemuda Pancasila Dorong Pemda DIY Evaluasi Penerapan PPKM Darurat

Evaluasi harus ditempuh Gubernur Sri Sultan Hemengku Buwono X, lantaran kasus dan jumlah pasien Covid-19 belum menunjukkan penurunan drastis.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelaksanaan PPKM Darurat selama 3-20 Juli di DI Yogyakarta dinilai belum maksimal.

Oleh sebab itu, organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila pun meminta Pemda DIY, supaya melakukan evaluasi.

Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan mengatakan, evaluasi harus ditempuh Gubernur Sri Sultan Hemengku Buwono X, lantaran kasus dan jumlah pasien Covid-19 belum menunjukkan penurunan drastis.

Hal tersebut, lanjutnya, bisa dilihat dari beban rumah sakit rujukan Covid-19 di Yogyakarta, yang masih sangat berat.

Seandainya itu dibiarkan, potensi antrean pasien, krisis oksigen dan kekurangan nakes akan terus terjadi.

Baca juga: Epidemilog UI Pertanyakan Turunnya Jumlah Testing Spesimen di Tengah Penurunan Kasus Covid-19

Terlebih, ada 3 daerah di DIY yang masuk ke PPKM Level 4, yakni Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, serta Kabupaten Bantul.

Sementara Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul saat berada di kategori, atau level 3.

"Masih banyak antrean pasien. Bahkan, ada yang ditolak RS. Nakes kita sudah kelelahan menangani pasien. Kita melihat juga krisis masih oksigen terjadi di rumah sakit DIY. Jadi, harus dievaluasi," kata Jayen, Kamis (22/7/2021).

"Belum lagi polemik selter yang penuh, sehingga terpaksa warga isolasi mandiri di rumah. Banyak sekali kabar, mereka yang isoman itu akhirnya meninggal dunia, lantaran tidak mendapat pelayanan medis memadahi," lanjutnya.

Di samping itu, ia menilai, Pemda DIY harus bisa melakukan tindakan nyata di tengah penerapan PPKM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved