Breaking News:

Liga Italia

Begini Cara INTER Milan Rombak Keuangan, Pangkas Gaji, Jual Pemain dan Sponsor Baru

Direktur Inter Milan Alessandro Antonello mengungkapkan perombakan keuangan yang dilakukan oleh Nerazzurri demi mendapatkan uang di bursa transfer pem

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Miguel MEDINA / AFP
Markas Inter Milan 2021 

Tribunjogja.com Italia -- Direktur Inter Milan Alessandro Antonello mengungkapkan perombakan keuangan yang dilakukan oleh Nerazzurri demi mendapatkan uang di bursa transfer pemain.

Inter Milan disebut memangkas biaya tim sebesar 15-20 persen dan menghasilkan €80 juta di bursa transfer.

Bukan rahasia lagi bahwa Nerazzurri berjuang untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa bulan terakhir terutama setelah pandemi.

Itu tak terlepas karena China membatasi investasi dalam usaha luar negeri yang sekaligus berimbas kepada Suning pemilik Inter Milan.

Setelah memenangkan gelar Serie A, mereka menjual Achraf Hakimi ke PSG dan itu belum jadi akhir dari perombakan.

“Tujuannya adalah untuk memangkas biaya skuat sebesar 15-20 persen, dengan keuntungan €80 juta dari bursa transfer,” kata CEO Antonello kepada Radiocor.

Inter Milan juga mempertimbangkan menjual pemain yang bukan bagian dari proyek dilanjut mempertimbangkan apakah akan meminta para pemain untuk menerima pemotongan gaji.

Baca juga: INTER MILAN Umumkan Dewan Direksi Baru, Kini Saham Suning Jadi Jaminan

Rencana itu diungkapkan setelah pengumuman situs cryptocurrency Socios jadi sponsor jersey baru mereka mengakhiri keberadaan 26 tahun Pirelli di dada Inter Milan.

“Kami beralih ke kemitraan digital, yang mencerminkan perluasan basis penggemar ke tingkat internasional.

"Terima kasih kepada Mitra Jersey Utama Global baru Socios.com, Lenovo sebagai Sponsor Belakang dan Mitra Teknologi Global dan kemungkinan sponsor lengan juga, kami bertujuan untuk menghasilkan sekitar €30 juta per tahun dari kesepakatan tersebut, ”

Inter Milan mengakui jadi satu diantara banyak klub yang mengalami dampak parah disisi keuangan karena pandemi.

Inter Milan mengatakan penghasilan 2020-21 sepanjang efek COVID berkurang sekitar € 70-80 juta dari dari pendapatan stadion karena tak ada penonton.

Mereka berharap pada musim baru bisa melihat stadion dibuka lagi dengan Green Pass untuk penggemar yang divaksinasi. Jika tidak, itu akan menjadi pukulan besar lagi. ( Tribunjogja.com )

Baca juga: Dari AC Milan Pindah ke Inter Milan, Hakan: Hanya Pioli yang Ingin Aku di Milan

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved