Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Kondisi Fisik Menurun Skuat PSIM Selama Libur Latihan PPKM Darurat

SKUAT PSIM Yogyakarta sempat menjalani latihan di awal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada pekan lalu.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Agus Wahyu
dok.PSIM Yogyakarta
Pemain PSIM, Akbar Tanjung, ketika disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua, Senin (19/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Skuat PSIM Yogyakarta sempat menjalani latihan di awal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada pekan lalu. Akan tetapi setelah melewati berbagai pertimbangan, latihan tim akhirnya benar-benar diliburkan mulai Senin (19/7/2021). Tim baru akan kembali berlatih setelah perpanjangan PPKM Darurat usai.

Pelatih Fisik PSIM, Asep Nurdiansyah, mengatakan bahwa seluruh pemain mengalami penurunan kondisi fisik semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Pasalnya saat itu para pemain sempat diliburkan dan belum dapat kembali berlatih di lapangan seperti sedia kala.

"Kondisi pemain terkini memang ada penurunan, untungnya sejauh ini penurunan tersebut terhitung tidak drastis, masih dalam batas wajar," ujar Asep, Selasa (20/7/2021).

Eks pelatih fisik PSS Sleman itu pun memberi tugas seluruh pemain untuk berlatih mandiri terhitung sejak latihan tim diliburkan mulai Senin (19/7/2021). "Harapannya dalam masa PPKM ini pemain bisa melaksanakan latihan mandiri agar kondisi tetap terjaga, sehingga saat kembali latihan reguler dengan tim nanti, kondisi pemain tidak terlalu jauh turunya," lanjut Asep menjelaskan.

Sementara itu ia mengungkapkan jika pengembalian kondisi fisik pemain yang menurun bakal memakan waktu paling tidak satu bulan, itupun dengan syarat sang pemain disiplin melakukan latihan mandiri di rumah. "Pengembalian kondisi itu mungkin kurang lebih satu bulan masih bisa, dengan catatan latihan mandiri dilakukan, jadi pada saat latihan bersama lagi kondisi pemain tidak mengulang dari nol, itu akan memakan waktu lebih lama," kata Asep.

Asep dan tim pelatih tidak akan melakukan pemantauan secara daring, melainkan para pemain tetap diwajibkan untuk mengirim bukti latihan mandiri selama berada di rumah. "Kita sudah jelaskan aturannya sebelum libur, yang kedua kita minta mereka untuk mengirim bukti latihan mandiri, bisa lewat foto maupun video," tandasnya.

Jaga penguasaan bola
Sebelum diliburkan, Hendika Arga dan kolega sempat menjalani latihan terbatas di lapangan futsal kompleks mes PSIM di Baciro, Yogyakarta. Para pemain Laskar Mataram pun menanggapi hal tersebut dengan positif, lantaran persiapan mereka seharusnya sudah mencapai 100 persen untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2021.

"Saya dan teman-teman tetap antusias mengikuti latihan meskipun digelar di mes. Kita bisa tetap jaga kondisi bersama, konsekuensinya memang kita tidak pulang ke rumah masing-masing karena pandemi masih belum kondusif," ujar gelandang PSIM, Yudha Alkanza, Selasa (20/7/2021).

Yudha menyebut, selama sesi latihan para pemain mendapat materi ball feeling atau penguasaan bola. "Di sana (mes) materi latihannya lebih banyak ke ball feeling, biar nanti waktu balik lagi ke lapangan besar kita tidak kehilangan sentuhan," bebernya.

Pemain asli kelahiran Kabupaten Bantul ini menyebut materi latihan itu merupakan hal yang tepat dilakukan untuk saat ini. "Iya soalnya kita cuma latihan di lapangan futsal, jadi latihannya yang paling mungkin di sana (mes Baciro)," pungkas pemain dengan nomor punggung 88 itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved