Breaking News:

BREAKING NEWS : Kasus Covid-19 di DIY Tambah 1.648 Kasus, Angka Kematian Catatkan Rekor Tertinggi

Dengan penambahan itu maka total kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini menjadi  97.596 kasus.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
who.int
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah sebanyak 1.648 kasus pada Rabu (21/7/2021) hari ini.

Dengan penambahan itu maka total kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini menjadi  97.596 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty ,Murtiningsih mengungkapkan penambahan kasus diperoleh dari upaya periksa mandiri sebanyak 210 kasus, tracing kontak kasus positif 1.401 kasus, dan skrining karyawan kesehatan satu kasus.

"Yang belum ada info 36 kasus," bebernya.

Baca juga: Sapa Aruh, Sri Sultan Hamengku Buwono X Janjikan Percepatan Realisasi Bansos Bagi Warga

Baca juga: Peta Sebaran Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Rabu 21 Juli 2021, Berikut Data Rinci di 34 Provinsi

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah :

  • Kota Yogyakarta : 308 kasus,
  • Bantul : 601 kasus,
  • Kulon Progo : 173 kasus,
  • Gunungkidul : 185 kasus, dan
  • Sleman : 381 kasus.
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19 (Shutterstock/Kobkit Chamchod via kompas.com)

Berty kemudian melaporkan penambahan kasus sembuh yakni sebanyak 1.038 kasus, sehingga total sembuh menjadi 65.951 kasus.

"Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 226 kasus, Bantul 256 kasus, Kulon Progo 98 kasus, Gunungkidul 237 kasus, dan Sleman 221 kasus," terangnya.

Terkait angka kematian, hari ini kembali mencatatkan rekor penambahan.

Dalam sehari dilaporkan ada 87 pasien meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Sehingga total kasus meninggal menjadi  2.595 kasus," katanya.

Angka kematian paling tinggi berada di Kabupaten Bantul yakni 30 kasus, kemudian disusul Gunungkidul 24 kasus, Sleman 20 kasus, Kota Yogyakarta 11 kasus, dan Kulon Progo dua kasus. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved