Breaking News:

Yogyakarta

PPKM Darurat, Hajad Dalem Garebeg Besar 2021 Keraton Yogyakarta Ditiadakan

Keraton Yogyakarta meniadakan arak-arakan prajurit dan Gunungan Garebeg Besar yang biasanya digelar untuk memperingati Iduladha, Selasa (20/7/2021).

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja
Ilustrasi. Suasana garebeg besar Kraton Yogyakarta, Senin (12/8/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keraton Yogyakarta meniadakan arak-arakan prajurit dan Gunungan Garebeg Besar yang biasanya digelar untuk memperingati Iduladha, Selasa (20/7/2021).

Hal ini lantaran masih ada program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan se-Jawa dan Bali.

GKR Condrokirono, Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura menyampaikan bahwa prosesi pembagian ubarampe Garebeg Besar kali ini dilakukan dengan hati-hati karena masih dalam suasana pandemi dan masa PPKM Darurat.

Baca juga: Ini Alasan Sri Sultan HB X untuk Kembali Tiadakan Garebeg Syawal

“Pembagian ubarampe Gunungan hanya dibagikan terbatas kepada para Abdi Dalem,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Tribunjogja.com, Selasa (20/7/2021).

Dia menjelaskan, perbedaan tahun ini dengan sebelumnya adalah ubarampe dibagikan dalam lima hari.

Tahun sebelumnya, ubarampe hanya dibagikan selama sehari.

“Ubarampe tetap dibagikan sejak 20-24 Juli 2021. Ini dilakukan agar mengurangi kerumunan,” tambahnya.

Gusti Kirono, sapaan akrabnya, lantas menambahkan ubarampe gunungan yang dibagikan ke Pura Pakualaman dan Kepatihan dilaksanakan pada hari yang berbeda.

Meski demikian, esensi pelaksanaan Garebeg tidak berkurang, yakni sebagai ungkapan syukur dan sedekah dari raja kepada kerabat dan rakyatnya.

Baca juga: Peringatan Idulfitri 2021, Hajad Dalem Garebeg Syawal dan Hajad Dalem Ngabekten Ditiadakan

Prosesi ini juga sebagai wujud konsistensi Keraton Yogyakarta dalam menjaga tradisi leluhur meski dalam keterbatasan.

Di samping itu, segala kegiatan pementasan paket wisata Keraton Yogyakarta juga masih diliburkan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Namun demikian, pada masa pandemi ini, Keraton Yogyakarta tetap giat menghadirkan konten seputar keraton melalui media sosial dan YouTube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti. 
  
“Mari senantiasa menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Semoga sehat dan berkah senantiasa membersamai kita dan orang-orang terkasih,” tambah Gusti Kirono. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved