Breaking News:

Mobilitas di Kawasan Pemukiman Penduduk di DIY Meningkat Selama Penerapan PPKM Darurat

Secara umum penerapan PPKM Darurat diklaim mampu menurunkan mobilitas masyarakat di ruang publik sebanyak 30 persen.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/ Ardhike Indah
Posko Penyekatan PPKM Darurat di perbatasan Prambanan-Klaten. Foto diambil, Kamis (8/7/2021), pukul 17.00 WIB 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berakhir hari ini, Selasa (20/7/2021).

Dari hasil evaluasi sementara, secara umum penerapan PPKM Darurat diklaim mampu menurunkan mobilitas masyarakat di ruang publik sebanyak 30 persen.

Namun, pada area permukiman seperti perumahan dan perkampungan di DIY, mobilitas masyarakat justru meningkat sebanyak 19 persen. 

Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bidang Penegakan Hukum dan Keamanan, Noviar Rahmad, mengungkapkan data mobilitas masyarakat tersebut dihimpun melalui aplikasi Google Traffic dan Facebook Mobility yang dipantau oleh Pemda DIY bersama pemerintah pusat.

“Memang ada peningkatan 19 persen. Semua mengurangi mobiltas di tempat umum, pusat perbelanjaan tetapi di lingkungan (permukiman) perumahan meningkat 19 persen,” ujar Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, Selasa (20/72021). 

Baca juga: Kiprah Pak Lurah di Bantul, Pimpin Langsung Pemulasaran Jenazah Warganya dengan Protokol Covid-19 

Baca juga: BREAKING NEWS : Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi Terpapar Covid-19, Tidak Bergejala Berat

Menurut Noviar, peningkatan angka mobilitas di lingkup permukiman warga dikarenakan banyak masyarakat yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Kebijakan untuk menggelar sekolah secara daring juga memiliki andil terhadap peningkatan mobilitas di pemukiman penduduk.

Sebab, para pelajar jadi menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan tempat dia tinggal.

“Disinyalir tidak bekerja tinggal di rumah tapi di sekitar perumahan. Anak-anak sekolahnya juga daring,” katanya. 

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad
Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad (TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie)

Di sisi lain untuk mobilitas secara umum seperti tempat rekreasi, wisata, dan perkantoran telah menurun hingga 20,1 persen. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved