Breaking News:

Isoman Dan Kapan Dinyatakan Tak Lagi Menularkan Covid-19

Mereka yang tidak bergejala, atau bergejala ringan Covid-19, menjalani isolasi mandiri atau isoman.

Editor: ribut raharjo
covid19.go.id
Dokter Reisa Broto Asmoro 

TRIBUNJOGJA.COM - Mereka yang tidak bergejala, atau bergejala ringan Covid-19, menjalani isolasi mandiri atau isoman.

Namun, mereka yang melakukan isoman terkadang masih bertanya-tanya, kapan tubuh mereka dikatakan aman dan tidak lagi berpotensi menularkan virus pada orang lain?

Menjawab pertanyaan tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menjelaskan, virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bersifat self-limiting disease.

Artinya, penyakit ini sebetulnya dapat sembuh sendiri setelah periode infeksi selesai.

Gejala yang ditimbulkan oleh infeksi ini memang bisa berlangsung lama.

Beberapa penyintas bahkan mengalami long covid atau gejala yang berkepanjangan hingga tiga bulan.

Namun, periode penularan sebetulnya tak sepanjang itu.

"Biasanya berlangsung 10-14 hari. Makanya kalau ada orang yang terinfeksi SARS CoV-2 ini dan mendapatkan hasil positif, diputuskan oleh dokter melakukan isolasi mandiri."

Hal itu dipaparkannya dalam Siaran Sehat Radio Kesehatan yang bertajuk "Sambut Idul Adha #DiRumahAja", Senin (19/7/2021).

Seseorang yang positif tanpa gejala dapat mengakhiri masa isoman setelah 10 hari, sementara jika gejalanya ringan maka 10 hari ditambah tiga hari bebas gejala.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved