Breaking News:

Inilah Penampakan Sapi Kurban dari Presiden Jokowi di Bantul, Peranakan Ongole Bobotnya 800 Kilogram

Sapi kurban sumbangan Presiden Jokowi diserahkan dan akan dipotong di Masjid Jami' Al Akbar, Umbulsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Joko Waluyo, saat meninjau sapi kurban dari Presiden Joko Widodo di Umbulsari, Srimartani, Piyungan, Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sapi kurban sumbangan dari Presiden Joko Widodo, sudah diserahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.

Sapi yang dibeli dari petani di Sleman itu berjenis Peranakan Ongole (PO) dan memiliki berat 800 kilogram.

Sapi berwarna putih itu, diserahkan dan akan dipotong di Masjid Jami' Al Akbar, Umbulsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul. 

"Sapi Kurban Pak Jokowi, tadi siang sudah diserahkan. Sapinya jenis PO (Peranakan Ongole), bobotnya 800 kilogram. Akan dipotong tanggal 21 Juli," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Joko Waluyo, Senin (19/7/2021). 

Baca juga: Ini Arahan Presiden Jokowi dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia, Mulai dari Bansos Hingga Oksigen

Baca juga: 69.294 Hewan Kurban Siap Disembelih di Yogyakarta, Pemda DIY Ingatkan Prokes

Ia mengungkapkan, sapi kurban dari Presiden Joko Widodo yang diserahkan ke Kabupaten Bantul dibeli dari petani asal Ngemplak, Kabupaten Sleman, bernama Wasono.

Pada tahun ini, menurut dia, Presiden menyumbang dua ekor sapi kurban di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain ke Bantul, Presiden Jokowi juga menyumbang seekor sapi yang dibeli dari petani Kulon Progo, untuk dipotong di Istana Gedung Agung. 

Sebelum dibeli, Sapi- sapi tersebut sudah melalui seleksi dan pemeriksaan kesehatan hewan. 

"Sudah diperiksa, (sapi kurban Presiden) semuanya sehat. Nanti, ada petugas yang stay di sana, mengawasi," terang dia. 

Lebih lanjut, Joko mengungkapkan pemotongan hewan kurban Idul Adha 2021 di masa pandemi covid-19 telah diatur dengan ketat melalui surat edaran (SE) dari Menteri Agama maupun SE nomor 451 Bupati Bantul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved