Breaking News:

Headline

Pemkab Purwokerto Minta Bantuan Para Pengusaha Untuk Pasokan Peti Mati

Sejumlah pengusaha di Kabupaten Banyumas, ramai-ramai menggalang bantuan untuk pengadaan peti mati bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Editor: Agus Wahyu
Istimewa
ilustrasi peti mati. 

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Sejumlah pengusaha di Kabupaten Banyumas, ramai-ramai menggalang bantuan untuk pengadaan peti mati bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pasalnya sejumlah rumah sakit di wilayah tersebut mulai kewalahan menyediakan peti mati karena terlalu banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

"Teman-teman pengusaha gotong royong, karena ini sifatnya mendesak, jadi enggak perlu dikumpulkan, langsung disalurkan," kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendapa Wakil Bupati Banyumas, Kamis (15/7/2021).

Hingga saat ini, Pemkab Banyumas telah menerima bantuan lebih dari 150 peti mati dari para pengusaha. "Kami kekurangan. Dulu setiap bulan dibantu Eka Pralaya (rumah persemayaman), tapi sekarang tiba-tiba (kasus kematian akibat Covid-19) meledak, sehingga saya minta bantuan ke teman-teman pengusaha, sukarela," ujar Sadewo.

Sadewo mengungkapkan, tim pemakaman yang dikomandoi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setiap hari rata-rata memakamkan lebih dari 30 jenazah pasien Covid-19. "Tapi belum tentu semuanya warga yang meninggal di sini, ada juga warga Banyumas yang meninggal di luar kota, tapi minta dimakamkan di sini, kami tidak bisa menolak," kata Sadewo.

Sementara itu pada Kamis (15/7), Pemkab Banyumas menerima bantuan peti jenazah sebanyak 142 unit untuk memakamkan korban Covid-19. Bantuan peti jenazah yang berasal dari pelaku usaha, yayasan, dan perorangan itu diserahkan secara simbolis oleh para penyumbang kepada Sadewo di halaman Pendopo Sipanji, Purwokerto.

Ke-142 peti jenazah tersebut berasal dari Yayasan Al Irsyad Purwokerto 50 unit, Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Banyumas Raya 40 unit, Pengembang Perumahan Griya Satria 20 unit, Rotary of Purwokerto 12 unit, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas 10 unit, dan keluarga Bani Abu Bakar Sidik Patikraja 10 unit.

Nugroho Adi Wibowo, perwakilan keluarga Bani Abu Bakar Sidik mengaku tergerak dan tanggap terhadap peningkatan jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, keluarga Bani Abu Bakar Sidik berembuk dan sepakat untuk memberikan bantuan berupa peti jenazah.

"Tanggap terhadap bencana Covid-19, kami turut membantu peti jenazah untuk membantu keluarga yang membutuhkan. Semoga ini menjadi motivasi berbagai pihak untuk saling membantu," katanya. (kpc/ant)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved