Breaking News:

Berita Kesehatan

Nyeri Dada Tak Selalu Akibat Penyakit Jantung, Ini Penyebab Lain yang Perlu Anda Tahu

Bagi awam, nyeri dada kerap kali dikaitkan dengan penyakit jantung. Padahal, tak semua nyeri dada dipicu oleh kelainan jantung

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
IST ISTOCK
Ilustrasi serangan jantung dan dada sesak 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi awam, nyeri dada kerap kali dikaitkan dengan penyakit jantung. Padahal, tak semua nyeri dada dipicu oleh kelainan jantung atau penyakit jantung.

Dalam istilah medis, ada yang namnya Non-Cardiac Chest Pain (NCPP) atau Nyeri Dada Non Jantung.

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan nyeri dada yang menyerupai nyeri jantung (disebut juga angina) pada pasien yang tidak menderita penyakit jantung.

ilustrasi
ilustrasi (Health News)

Nyeri biasanya dirasakan di belakang tulang dada (tulang dada) dan digambarkan sebagai rasa tertekan, tertekan atau seperti tertekan. Ini bisa menyebar ke leher, lengan kiri atau punggung (tulang belakang).

Kondisi ini bisa dipicu oleh asupan makanan.

Itu berlangsung dalam periode waktu yang bervariasi dan tidak biasa sampai berjam-jam. Pasien mungkin juga mengeluhkan gejala refluks terkait seperti mulas (rasa terbakar di belakang tulang dada) atau regurgitasi cairan (sensasi cairan perut kembali ke dada dan bahkan sering ke mulut dengan rasa pahit atau asam).

Penderita Diabetes Berisiko Terkena Serangan Jantung dan Stroke, Begini Cara Mencegahnya

Karena nyeri yang dirasakan hampir menyerupai penyakit jantung (disebut angina), pasien dan dokter sering menghubungkan nyeri ini dengan jantung.

Faktanya, banyak pasien yang datang ke ruang gawat darurat terkait serangan jantung dan biasanya menjalani pemeriksaan jantung (seperti EKG, tes laboratorium, tes stres, dan bahkan angiografi koroner - di mana pewarna disuntikkan ke pembuluh jantung).

Setelah tes jantung gagal menunjukkan bukti penyakit jantung, pasien menerima diagnosis NCCP, mengarahkan dokter untuk memeriksa penyebab lain dari nyeri dada ini.

3 Langkah Penting untuk Mencegah Serangan Jantung dan Stroke pada Penderita Diabetes

Mengapa jantung dan NCCP serupa?

Jantung dan kerongkongan terletak di rongga dada (toraks) dalam jarak yang berdekatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved