Breaking News:

Bangkitkan Produk Lokal IKM Gunungkidul Melalui Pemasaran Virtual Gerbang Probo

Aplikasi Gerbang Pak Probo menjadi solusi bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM)di Gunungkidul di tengah masa pandemi Covid-19.

Editor: Agus Wahyu
IST
SINERGI - Penyerahan kenang-kenangan dari Tribun Jogja kepada Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, di Kantor Bupati Gunungkidul, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah melaunching aplikasi Gerbang Pak Probo, 23 Juni 2021 silam. Aplikasi ini menjadi solusi bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Gunungkidul, yang saat ini tengah redup pada masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko mengatakan, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemasaran secara online oleh para pelaku usaha, khususnya IKM di Kabupaten Gunungkidul. Sehingga, pelaku IKM tetap mampu berproduksi dan memasarkan produk mereka kepada konsumen lebih luas.

“Gerbang Pak Probo ini bisa diunduh di Playstore. Sudah banyak produk yang ada di sana, ini bisa menjadi solusi di tengah terpaan pandemi,” ujar Johan, saat acara simbolis penyerahan kenang-kenangan dari Tribun Jogja kepada Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Rabu (14/7/2021).

Ia mengatakan, selain peluang melebarkan marketing, Gerbang Pak Probo sekaligus menjadi tantangan bagi pelaku usaha (IKM). “Pelaku usaha harus selalu beradaptasi dan melakukan inovasi produk menyesuaikan selera pasar. Saya optimistis aplikasi ini bisa berpengaruh terhadap serapan pasar produk IKM. Ada laporan di antara pelaku usaha mendapat order sebanyak 1.000 pcs tuna krispi dari Semarang, setelah mengembangkan pemasarannya melalui aplikasi ini,” aku Johan.

Dijelaskan Johan, Disperindag Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Tribun Jogja menggelar pameran virtual berbasis aplikasi dan website Gerbang Pak Probo, sejak 23 Juni 2021 hingga 23 Juli 2021. “Pameran ini kami adakan sebagai jembatan bagi para IKM Gunungkidul dalam menjual hasil produknya. Kita menyadari aplikasi tersebut masih standar, tapi nantinya, akan ada evaluasi untuk penyempurnaannya,” terangnya.

Bagi para pelaku IKM, imbuh Johan, yang hendak memasarkan produknya dapat mendatangi kantor Disperindag. Pelaku usaha akan dibantu petugas yang khusus menangani pemasaran online itu.

“Gratis, pelaku IKM tak perlu membayar untuk memajang iklan mereka di Gerbang Pak Probo ini. Untuk bisa memanfaatkan aplikasi ini silahkan bisa langsung ke bidang perdagangan untuk dilakukan kurasi atau dinilai kelayakannya,” kata Johan.

Sementara Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengajak masyarakat Gunungkidul, baik yang tinggal di Gunungkidul maupun perantauan, untuk berbelanja melalui Gerbang Pak Probo. Selain mengurangi kontak langsung pada masa pandemi ini, aplikasi belanja virtual ini juga dapat untuk mengobati rasa rindu akan produk buatan Gunungkidul.

“Masyarakat bisa leluasa berbelanja di sini. Aplikasi ini sangat mudah untuk mengakses dan membeli produk lokal. Mari cintai produk lokal Gunungkidul,” ajak Sunaryanta. (ayu/*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved