Breaking News:

Akbarru Massri Ramadhan Berlatih Ekstra Untuk Bandung International e-Poomsae Tournament

Akbarru Massri Ramadhan, atlet Fighting Soul Taekwondo yang baru-baru ini mendapat medali emas dalam kejuaraan Bandung International e-Poomsae

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Taufiq Syarifudin
Akbarru Massri Ramadhan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akbarru Massri Ramadhan, atlet Fighting Soul Taekwondo yang baru-baru ini mendapat medali emas dalam kejuaraan Bandung International e-Poomsae Tournamet menceritakan pengalamannya berlatih ekstra demi tampil apik dan mendapat juara.

Atlet berusia 12 tahun ini harus berlatih lebih lama 30 menit dari teman-temannya yang tidak mengikuti kejuaraan. Akbar, sapaan akrabnya akan datang lebih awal sebelum dimulai sesi latihan rutin, untuk mendapat pelatihan tambahan tersebut.

:Semisal kalau latihan rutin dimulai jam 16.30, saya sudah mulai latihan itu sejak jam 16.00," kata Akbar saat ditemui Tribun Jogja di rumahnya, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Dinkes DIY Cari Rumah Sakit Pengampu untuk Kelola RS Lapangan di DI Yogyakarta

Selain itu jadwal berlatih Akbar dilaksanakan dalam lima hari selama satu pekan, praktis ia hanya mendapat hari libur dua hari, Sabtu dan Minggu.

Di sela-sela latihan, Akbar tetap melaksanakan kewajibannya untuk mengenyam pendidikan di SMP Piri 1 Yogyakarta. Namun selama pandemi ini Akbar yang masih duduk di kelas VII belum sempat bertemu langsung teman-temannya di sekolah, karena sesi pelajaran dilangsungkan secara daring tiap harinya.

Alasan itu pula yang dijadikan Akbar untuk berlatih taekwondo sejak tahun lalu, saat masih duduk kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Sebelumnya, ia ditawari oleh bapaknya, Sarwin untuk ikut berlatih taekwondo bersama FST.

"Dulu bapak lihat di Facebook soal FST, terus bapak nawarin ke saya buat ikut latihan di sana. Karena bosen di rumah terus, tidak ada aktivitas, akhirnya mau nyoba buat latihan taekwondo," ujar atlet kelahiran 30 Agustus 2008 silam itu.

Dari sana, Akbar merasa senang bisa memiliki aktivitas fisik di luar rumah. Selain itu ia juga mendapat teman-teman baru secara langsung, yang bahkan belum bisa dirasakannya di sekolah.

Selanjutnya, Akbar telah mengikuti sebanyak delapan kejuaraan dan kerap mendapat peringkat. Namun baginya pencapaian itu masih sebuah permulaan untuk ke depannya meraih prestasi yang lain.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Sumbang Hewan Kurban Seekor Sapi di Bantul

Anak pertama dari dua saudara ini berambisi untuk membidik target selanjutnya, dapat menjadi atlet yang mewakili DIY, serta Indonesia di masa yang akan datang.

"Pengennya tetap jadi atlet taekwondo, insyaallah semoga bisa konsisten dan bisa jadi atlet DIY dan Indonesia," paparnya.

Menariknya, Akbar ternyata lebih menggemari nomor kyorogi ketimbang poomsae. Alasannya, adu fisik saat pertandingan membuatnya lebih tertantang daripada hanya memperagakan gerakan-gerakan taekwondo di lapangan. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved