Breaking News:

Bisnis

Tak Ingin Merugi, Pedagang di Gunungkidul Pilih Kurangi Stok Hewan Kurban Iduladha

Meningkatnya kasus Covid-19 ditambah kebijakan PPKM Darurat, membuat daya beli masyarakat terancam turun.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Eko menunjukkan satu di antara hewan ternak yang disediakan untuk kurban Iduladha tahun ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Perayaan Iduladha tinggal menghitung hari.

Meski situasi pandemi Covid-19 saat ini tengah memburuk dengan peningkatan kasus, para pedagang hewan ternak untuk kurban tetap berupaya untuk melakukan penjualan.

Namun para pedagang ini memilih untuk mengurangi persediaan hewan kurban yang akan dijual.

Satu di antaranya Yitno, pedagang asal Pedukuhan Krambil, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang.

"Jujur untuk Iduladha ini saya tidak berani menyediakan banyak stok," ungkapnya pada wartawan, Rabu (14/07/2021).

Baca juga: Ini Dia Aturan Khusus Iduladha Saat Masa PPKM Darurat

Menurut Yitno, ia mengantisipasi terjadinya penurunan permintaan hewan kurban.

Sebab karena meningkatnya kasus Covid-19 ditambah kebijakan PPKM Darurat, daya beli masyarakat terancam turun.

Biasanya menjelang Iduladha, ia mampu menjual ratusan hewan ternak berupa sapi dan kambing ke seluruh Gunungkidul hingga Jabodetabek.

Namun kali ini, ia baru mengirimkan belasan ekor saja.

"Seperti kemarin kirim 17 ekor sapi ke Depok (Jawa Barat), kami pantau dulu penjualan sapi yang dikirim ke luar," jelas Yitno.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved