Breaking News:

Sudah Lima Kades Meninggal Terpapar Covid-19

Sebanyak lima kepala desa di Kabupaten Klaten meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Agus Wahyu
Dokumentasi Satgas COVID-19 Kecamatan Prambanan
Ilustrasi Tim Pamulasaran Jenazah Kecamatan Prambanan saat memakamkan jenazah seorang warga dengan menggunakan standar protokol COVID-19 baru-baru ini. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak lima kepala desa di Kabupaten Klaten meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Klaten, Joko Purwanto mengatakan bahwa lima kepala desa yang meninggal dunia terpapar Covid-19 itu terjadi selama kurun waktu beberapa bulan terakhir.

"Sejauh ini ada lima kepala desa yang meninggal karena Covid-19," ujar Joko di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (14/7).

Menurutnya, lima kepala desa yang meninggal dunia terpapar Covid-19 itu yakni, Kepala Desa Kadilanggon, Kepala Desa Ngandong, Kepala Desa Tambak, Kepala Desa Sekarsuli, dan Kepala Desa Tarubasan. Selain itu, lanjut Joko, di Kabupaten Klaten terdapat 15 jabatan kepala desa yang dijabat oleh pejabat sementara.

"Kalau yang jabatan kosong itu ada 15 kepala desa, 1 kades mengundurkan diri dan 1 kades diberhentikan dan 13 kepala desanya lainnya meninggal dunia," ucapnya.

Menurutnya, 13 kepala desa yang meninggal tersebut tidak semua meninggal karena Covid-19. Akan tetapi, hanya ada 5 kepala desa yang dilaporkan meninggal terpapar Covid-19.

Joko kemudian mengimbau para kepala desa yang ada di Klaten untuk selalu menjaga kesehatan dan menaati protokol kesehatan Covid-19. "Kita harapkan kepala desa menjaga stamina dan selalu mentaati prokes Covid-19, utamanya teman-teman yang memiliki penyakit bawaan," imbuhnya. (mur)

Baca Tribun Jogja edisi Kamis 15 Juli 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved