Breaking News:

Kriminalitas

SMK N 1 Panjatan Disatroni Maling, Uang Senilai Rp 40 Juta Raib

SMK N 1 Panjatan dibobol maling pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 05.40 WIB.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Polisi melakukan olah TKP di SMK N 1 Panjatan pasca dibobol maling, Rabu (14/7/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - SMK N 1 Panjatan dibobol maling pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 05.40 WIB.

Akibat dari pencurian itu, uang tunai senilai Rp 40 juta yang disimpan di ruang Tata Usaha (TU) raib. 

Sekolah yang berlokasi di Pedukuhan X, Kalurahan Cerme, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo tersebut disatroni komplotan maling yang diduga berjumlah dua orang dilihat dari hasil rekaman CCTV. 

Dua kawanan pencuri itu masuk ke dalam ruang TU dengan cara mencongkel jendela yang diperkuat dengan adanya bekas congkelan. 

Baca juga: Dua Pencuri Sepeda Motor di Kulon Progo Ditangkap Polisi

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry menjelaskan aksi pencurian itu pertama kali diketahui oleh Ashari (42) selaku tukang kebon di SMK tersebut. 

Ketika dirinya hendak membersihkan ruang kepala sekolah namun mendapati ruangan itu dalam keadaan acak-acakan. 

Selanjutnya, dia menemui Wagino (34) selaku penjaga malam saat itu dan memberitahu kejadian tersebut. 

Setelah itu mereka lalu memberitahu kepada kepala sekolah dan mereka diminta untuk melaporkan ke Polsek Panjatan. 

Saat polisi datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak hanya ruang kepala sekolah yang berantakan melainkan ruang TU di sekolah tersebut juga dalam kondisi acak-acakan. 

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Layanan Adminduk di Disdukcapil Kulon Progo Dilaksanakan Secara Daring

Selanjutnya, polisi dan pihak sekolah melakukan pengecekan dan didapati laci meja bendahara SMK N 1 Panjatan yang digunakan untuk menyimpan uang dalam keadaan terbuka. 

"Lalu mengetahui uang sebesar Rp 40 juta yang disimpan di dalam toples plastik transparan dengan tutup berwarna biru sudah tidak ada. Sedangkan toples itu berada di lantai," kata Jeffry, Rabu (14/7/2021). 

Adapun selain uang tunai, tidak ada barang lain yang ikut hilang. 

Hingga saat ini, polisi juga masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pencurian tersebut.

Dengan cara meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan gelar perkara. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved