Breaking News:

Jawa

Pedagang Angkringan dan Tukang Ojek yang Terdampak PPKM Darurat Menerima Bantuan dari Polres Klaten

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan Polres Klaten selama 2 hari berturut-turut yaitu pada hari Senin dan Selasa (12-13/7/2021).

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Polres Klaten
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat menyerahkan bantuan kepada pedagang angkringan dan tukang ojek 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Polres Klaten memberikan bantuan kepada sejumlah pedagang hik (angkringan) dan tukang ojek yang pendapatannya terdampak selama masa PPKM Darurat.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan Polres Klaten selama 2 hari berturut-turut yaitu pada hari Senin dan Selasa (12-13/7/2021).

"Sampai saat ini sudah ratusan paket beras yang kami bagikan kepada Masyarakat, Semuanya diserahkan langsung oleh bapak Kapolres dengan didamping PJU Polres Klaten," ujar Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi pada Tribunjogja.com, Rabu (14/7/2021).

Menurut Nahrowi, pada hari pertama bakti sosial Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu menyerahkan paket beras kepada komunitas tukang ojek online di Mapolres Klaten.

Baca juga: Sidak Sektor Non Esensial, Bupati Klaten Sri Mulyani Tegur Sejumlah Toko dan Pusat Perbelanjaan

Sedangkan pada hari kedua, Kapolres menyerahkan bantuan kepada pedagang hik yang berjualan di wilayah Kota Klaten serta warga dan tukang ojek pangkalan.

Untuk hari kedua Kapolres yang didampingi para PJU Polres Klaten berkeliling menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi para pedagang hik berjualan maupun di pangkalan ojek.

"Sudah beberapa hari, pedagang hik ini diminta tutup lebih cepat jadi pendapatan mereka berkurang. Tukang ojek juga sama, penumpang jadi sepi. Semoga apa yang kami berikan bisa membantu kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Selain membagikan paket beras, dalam kesempatan bakti sosial tersebut Kapolres Klaten dan rombongan juga memberikan himbauan kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5M.

Masyarakat diminta disiplin memakai masker serta tidak bepergian kecuali untuk kepentingan yang mendesak.

"Kami berharap masyarakat mendukung dan patuh dalam PPKM Darurat ini. Semuanya demi keselamatan masyarakat. Masker wajib dipakai, hindari berkerumun kemudian ngobrol. Di rumah saja kecuali urusan sangat penting," ulasnya.

Baca juga: Nekat Buka, 2 Warung Apung Rawa Jombor Dipasangi Police Line oleh Satgas Covid-19 Klaten

Sementara itu Riyanto (35), satu di antara penerima bantuan bersyukur atas perhatian Polres Klaten.

Ia mengatakan selama PPKM Darurat ini pendapatannya sebagai pedagang hik berkurang cukup signifikan.

Apalagi, jam jualan yang biasanya sampai pukul 23.00 Wib kini dibatasi pukul 20.00 Wib ditambah akses ke lokasinya berdagang juga masuk dalam jalur penyekatan.

"Terima kasih pak sudah membantu kami, memperhatikan rakyat kecil seperti kami. Saat ini pembeli banyak yang takut keluar rumah, penghasilan jadi berkurang. Semoga kondisi cepat pulih seperti sebelumnya," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved