Breaking News:

PSS Sleman

Akademi PSS Sleman Tetap Lakukan Persiapan Kompetisi Elite Pro Academy Meski Situasi Tak Tentu

Pengunduran jadwal sepak mula Liga 1 2021 memiliki efek domino pada jadwal kompetisi lainnya, seperti Liga 2, Liga 3, begitupun dengan kompetisi

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengunduran jadwal sepak mula Liga 1 2021 memiliki efek domino pada jadwal kompetisi lainnya, seperti Liga 2, Liga 3, begitupun dengan kompetisi usia muda, Elite Pro Academy (EPA).

Akademi PSS Sleman sebagai salah satu kontestan EPA saat ini tetap melakukan pembinaan untuk mempersiapkan timnya untuk mengikuti kompetisi, meskipun mereka tahu jika situasi belakangan ini tidak menentu setelah penetapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali.

Kepala pelatih Akademi PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo bersama tim pelatih lainnya telah menyusun program untuk para pemain muda selama PPKM berlangsung.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di DI Yogyakarta Sentuh 100 Persen, Ini Upaya Pemda

Upaya tersebut dilakukan agar para pemain tidak kehilangan sentuhan saat kembali berlatih bersama di lapangan. Di setiap harinya mereka tetap dipantau oleh tim pelatih secara daring.

"Kick off Liga 1 belum pasti, meski disebut bakal bergulir Agustus 2021, tapi jika PPKM diperpanjang diperkirakan akan lebih molor. Hal itu jelas berpengaruh pada pelaksanaan kompetisi EPA, namun kita tetap jalankan pembinaan pemain," kata Guntur, Selasa (13/7/2021).

“Semua ini merupakan bentuk nyata komitmen PSS untuk melakukan pembinaan usia muda. Memang berat situasi saat ini, tapi kami tak boleh menyerah. Program latihan tetap dijalankan oleh para pemain,” lanjut dia. 

Adapun program yang disusun oleh tim pelatih meliputi latihan fisik dan teknik. Nantinya para pemain diminta untuk melakukan program tersebut di rumah masing-masing.

“Target dari latihan mandiri ini adalah tetap terjaganya kondisi fisik para pemain. Selain itu memperkuat koordinasi antar pelatih. Hasil dari ini adanya progres data atau informasi yang akan digunakan dalam penyusunan penyusunan Super Elja Method 2.0,” bebernya.

Baca juga: COVID-19 di Kota Yogyakarta Terus Melonjak, Pemuda Pancasila Minta Pemda DIY Tarik Rem Darurat

Selain latihan fisik bagi para pemain berbagai kelompok usia (U16, U17, U18 dan U20), pada minggu kedua akan diberikan sesi kelas analisis taktik dan sesi konsultasi fisioterapi bagi pemain yang mengalami cedera.

Dalam pelaksanaannya, tugas diberikan kepada para pemain  secara tertulis dan disertai video contoh pelaksanaan yang dikirim melalui WhatApp Group. Setelah menerima tugas, setiap pemain harus menunjukkan video potongan latihan yang dilakukan kepada pelatih melalui status WA. 

Batas pengumpulan laporan individu pemain pukul 17.00 WIB. Latihan Live dimulai pukul 09.00 WIB berlangsung antara 30-40 menit hanya pada Latihan Inti.

Salah satu pelatih memandu latihan, sedangkan pelatih lain melakukan pengawasan terhadap semua pemain yang terlibat dalam kegiatan latihan. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved