Breaking News:

Penjual Ikan Hias Ikut Terdampak Kelangkaan Oksigen

Kelangkaan oksigen isi ulang di Kabupaten Klaten juga berimbas kepada sejumlah penjual ikan hias yang ada di daerah itu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Seorang penjual ikan hias saat memasukan ikan hias yang dibeli oleh pembeli di Jalan Pemuda, Klaten, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kelangkaan oksigen isi ulang di Kabupaten Klaten juga berimbas kepada sejumlah penjual ikan hias yang ada di daerah itu. Penjual ikan mengaku kesulitan dalam mencari pasokan oksigen untuk keperluan penjualan ikan hias, setidaknya dalam satu minggu terakhir.

Penjual ikan hias di Jalan Pemuda, Klaten, Kurnia (30) menyebut sudah satu minggu terakhir dirinya kesulitan dalam memasok isi ulang oksigen. "Kalau ditanya berdampak ya berdampak. Biasanya kan kita juga butuh itu untuk mengemas ikan jika ada pembeli jarak jauh," ujar Kurnia ditemui di lapak miliknya, Selasa (13/7/2021).

Menurutnya, oksigen bagi penjual ikan hias digunakan untuk mengemas ikan ke dalam bungkus plastik jika ada pembeli jarak jauh yang mau membeli ikan untuk dibawa. "Ikan hias juga butuh oksigen kalau akan dibawa pergi jauh. Kalau tidak ada oksigen bisa mati," ucapnya.

Dengan terjadinya kelangkaan oksigen isi ulang, saat ini dirinya hanya bisa melayani pembeli ikan untuk daerah Klaten saja. "Jadi sekarang ini kalau ada pembeli saya tanya dulu, ikannya dibawa ke mana, kalau dekat bisa tahan, tapi kalau jauh ya tidak bisa karena saya tidak punya oksigen," ulasnya.

Diakui Nia, selama berjualan ikan hias baru kali ini oksigen isi ulang langka di Klaten. "Langkanya baru kali ini. Sekarang kan kebutuhan meningkat apalagi kebutuhan rumah sakit juga tinggi jadi wajar saja," jelasnya.

Seorang pembeli ikan, Rudi mengaku tidak masalah membeli ikan koi tanpa dikasih oksigen saat pengemasan. Hal itu karena rumahnya yang masih berada di daerah Klaten kota. "Di rumah, saya punya akuarium, jadi kalau dibawa dari sini ke rumah ya tidak masalah, ikannya masih bisa hidup," imbuhnya. (mur)

Baca selengkapnya Tribun Jogja edisi Rabu 14 Juli 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved