Breaking News:

Headline

BPJ Sediakan Slot Berlatih Bersama Buka Pintu untuk Atlet Basket DIY

Sudah beberapa edisi, tim basket DIY absen dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Presiden tim Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo ( kiri ). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sudah beberapa edisi, tim basket DIY absen dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON). Tentu saja hal ini menjadi ironi, lantaran Yogyakarta merupakan provinsi yang memiliki infrastruktur yang memadai untuk mencetak pebasket-pebasket handal. Ditambah lagi, cukup banyak bibit atlet basket berbakat di DIY.

Hanya saja hal itu ternyata tidak serta merta membuat DIY bisa tampil di ajang PON. Langkah tim basket putra dan putri DIY kerap terhenti saat fase kualifikasi di Pra-PON. Terakhir tahun 2019 lalu saat mengikuti pra kualifikasi PON 2020, tim basket putra DIY merelakan tiket masuk PON setelah gugur melawan tim Sulawesi Selatan di babak playoff.

Sementara tim basket putri DIY juga menelan hasil yang juga tak kalah menyesakkan. Kala itu, mereka harus kalah saat bertemu tim Jambi di babak playoff. Sebelumnya, tim basket putri DIY sudah kalah di fase grup dari dua lawannya, Sulawesi Selatan dan juga Banten.

Melihat hal tersebut, Presiden Klub KAI Bima Perkasa Jogja (BPJ), Edy Wibowo membuka pintu bagi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIY, jika ingin menitipkan atletnya ikut berlatih bersama Azzaryan Pradhitya dkk. Tawaran ini disampaikan sebagai upaya menggembleng potensi para atlet DIY.

Apalagi tahun ini, KAI Bima Perkasa Jogja juga dihuni dua rookie asal Jawa Tengah, Tifan Eka Pradita dan Samuel Devin Susanto yang kini sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jawa Tengah untuk mempersiapkan PON XX Papua bulan Oktober 2021 mendatang.

"Sekarang kan yang jadi ketua Perbasi DIY itu Gusti Prabu, saya matur (menyampaikan) kalau semisal nanti BPJ kita sediakan tempat untuk atlet-atlet DIY supaya dapat ikut berlatih dengan teman-teman di tim," ujarnya, Selasa (13/7/2021).

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis mata itu ingin agar tim miliknya dapat berkontribusi bagi pembinaan atlet muda di DIY seperti yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Kala itu BPJ berhasil merekrut pemain jebolan Pra-PON DIY, Ferdian Ravanelli karena dinilai memiliki potensi.

Para atlet DIY yang iku berlatih nanti, tak menutup kemungkinan akan direkrut masuk skuat KAI Bima Perkasa Jogja jika memang memiliki potensi. "Ya ini juga sebagai kepentingan bersama juga dalam misi membawa nama harum DIY di kancah nasional dan internasional," pungkasnya. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu 14 Juli 2021 halaman 10.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved