Breaking News:

Akhir Kisah Pencuri Celana Dalam Wanita Sambil Jualan Pempek di Tasikmalaya, Ngaku Buat Obat Jerawat

Kepada polisi, Pria berinisial OM itu mengakui perbuatannya dan beralasan mencuri celana dalam wanita untuk mengobati jerawat

Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM - Pencuri celana dalam wanita yang beraksi sembari berdagang atau jualan pempek keliling di wilayah Tasikmalaya akhirnya tepergok warga. Warga Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, itu pun ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepada polisi, Pria berinisial OM itu mengakui perbuatannya dan membeberkan alasan yang di luar dugaan, yaitu mencuri celana dalam wanita untuk mengobati jerawatnya.

Warga Jawa Barat itu bahkan mengakui sudah lima kali beraksi mencuri celana dalam wanita. 

Perbuatannya itu kini berakhir, setelah aksinya tepergok warga dan harus digelandang polisi.

Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian (TRIBUNJOGJA.COM / Suluh)

Pelaku tepergok sedang mencuri celana dalam wanita di jemuran permukiman warga sambil berkeliling jualan pempek keliling di wilayah Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (13/7/2021).

Menurut pengakuan pelaku, celana dalam wanita yang dicurinya kerap dipakai mengusap wajahnya sambil tiduran untuk mengobati jerawat.

"Awalnya ada laporan warga memergoki seorang pria tukang pempek keliling yang selalu mencuri celana dalam wanita di jemuran sambil berdagang di kawasan Indihiang," jelas Kepala Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, Kompol Didik Rohim Hadi, kepada wartawan di kantornya, Selasa (13/7/2021), dikutip Tribun Jogja dari kompas.com.

"Kita selidiki dan akhirnya bisa ditangkap saat mencuri celana dalam wanita milik seorang warga di jemuran depan rumah korban," lanjutnya.

Kapolsek menambahkan, sesuai pengakuan pelaku pencurian celana dalam wanita telah dilakukan sebanyak 5 kali dengan alasan untuk mengobati jerawatnya.

Kejadian ini tak menimbulkan kerugian besar. Namun Kepolisian memproses hukum pelaku karena selama ini telah meresahkan warga sekitat terutama kaum perempuan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved