Breaking News:

Sri Mulyani Tegur Pengelola Toko yang Tak Tutup Selama PPKM Darurat

Bupati Klaten, Sri Mulyani melakukan inspeksi mendadak (sidak) di jalan protokol daerah itu, Senin (12/7/2021).

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Agus Wahyu
Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat sidak di sejumlah toko dan pusat berbelanjaan yang ada di daerah Klaten Tengah, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di jalan protokol daerah itu, Senin (12/7/2021). Dalam sidak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satgas Covid-19 Klaten itu, Sri Mulyani menegur sejumlah toko dan pusat perbelanjaan yang dinilai belum menaati protokol kesehatan.

"Hari ini (Senin) kita sidak untuk objek non-esensial di Kabupaten Klaten. Harusnya sektor non-esensial ini kan tutup sesuai dengan PPKM darurat, tadi saya berikan teguran," ujar Sri Mulyani ditemui di sela-sela kegiatan sidak.

Menurut Sri Mulyani, sejumlah toko dan pusat perbelanjaan yang ia sidak diberikan teguran pertama dan kedua. Bagi toko-toko non esensial yang masih nekat buka, pihaknya bakal melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Besok kita cek, kalau tetap buka dari kami akan lakukan penyegelan sementara," tegasnya.

Ketua Satgas PP Covid-19 Klaten itu menegaskan, kebijakan tersebut terpaksa ia ambil lantaran masih fluktuatifnya sebaran kasus harian Covid-19 di Klaten. "Harapan saya selama PPKM Darurat angka Covid-19 di Klaten turun drastis. Kegiatan seperti operasi yustisi sudah masif kita lakukan," jelasnya.

Sri Mulyani kemudian menegaskan, upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten untuk meredam sebaran kasus Covid-19 sudah cukup banyak. Mulai dari percepatan vaksinasi, penambahan tempat isolasi terpusat baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Selain itu juga ada rumah sakit darurat dan penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19. "Meski begitu kondisi Klaten selama PPKM Darurat belum turun secara drastis, jadi kata kuncinya adalah kedisiplinan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Klaten, Joko hendrawan mengatakan sidak yang dilakukan dibagi ke dalam dua tim. "Tim pertama yang dipimpin ibu Bupati langsung bergerak menuju pusat perbelanjaan dan sektor perbankan di daerah Klaten Kota," jelasnya.

Kemudian, kata Joko, tim kedua bergerak menuju rumah makan restoran dan kafe-kafe yang ada di daerah itu. (mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved