Breaking News:

Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi, Ribuan Kendaraan Berpelat Luar Magelang Diminta Putar Balik

Petugas satuan yang terdiri dari Polres Magelang, Kodim 0705/Magelang, serta Satpol PP berhasil menjaring ribuan kendaraan berpelat luar daerah

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
dok Polres Magelang
Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi, Ribuan Kendaraan Berpelat Luar Magelang Diminta Putar Balik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Petugas satuan yang terdiri dari Polres Magelang, Kodim 0705/Magelang, serta Satpol PP berhasil menjaring ribuan kendaraan berpelat luar daerah Magelang  pada operasi penyekatan di Tugu Ireng, Salam, Kabupaten Magelang, Minggu (11/07/2021).

Kegiatan penyekatan ini berkaitan dengan pemberlakuan PPKM Darurat  di Kabupaten Magelang, sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19. 

Baca juga: PPKM Darurat, Arsyad Yusgiantoro Disiplin Ikuti Latihan PSS Sleman Secara Daring

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba menegaskan bahwa berdasarkan hasil evaluasi mobilitas di wilayah Kabupaten Magelang masih tinggi, walupun sudah ada penurunan dibanding dengan sebelum adanya PPKM Darurat

“Sudah ribuan kendaraan pelat luar AA kami minta putar balik. Untuk itu, mulai sekarang dan seterusnya, saya tegaskan semua kendaraan dari luar Magelang yang tidak memiliki kepentingan, baik dari aspek esensial dan kritikal, yang masuk ke Magelang, semuanya akan kami suruh putar balik,” tegasnya. 

Ia menyebutkan selama penyekatan hanya kendaraan yang dapat menunjukkan surat tugas dari kantornya di bidang esensial dan kritikal yang diperbolehkan jalan terus.

Kemudian kendaraan niaga yang memuat bahan-bahan pokok juga masih diperbolehkan.

"Kegiatan ini akan terus dilakukan evaluasi, jika nantinya sudah semakin sedikit, akan kamu filter lagi sampai benar-benar hanya orang-orang yang memiliki kompetensi bekerja saja yang ada di lapangan. Sedangkan lainnya, di rumah saja sampai 20 Juli mendatang," tuturnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 11 Juli 2021: Tambah 1.895 Kasus Baru, 50 Pasien Meninggal Dunia

Ia pun mengimbau masyarakat agar mematuhi kebijakan pembatasan selama PPKM Darurat guna memutus mata rantai Covid-19.

Dengan begitu, angka kasus penularan juga akan  mengalami penurunan.

"Kami tegaskan lagi, bahwa penyekatan dilakukan tidak di Magelang saja. Namun, seluruh Polres-Polres serentak melakukan penyekatan antar Kabupaten.  Jadi, Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan lebih baik di rumah saja," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved