Breaking News:

Bisnis

Minggu Pertama PPKM Darurat di DIY, Satu Hotel Telah Merumahkan 5 sampai 30 Pekerjanya

Pihak manajemen terpaksa memangkas SDM yang ada lantaran khawatir tak mampu memberi gaji di awal bulan nanti.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengusaha hotel dan testoran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus melakukan efisiensi agar operasional usahanya dapat berjalan di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang rencananya akan berakhir pada 20 Juli 2021.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, efisiensi yang dilakukan pihak manajemen hotel misalnya, mereka terpaksa merumahkan para karyawan agar biaya operasional tidak membengkak.

Meski belum terdata secara pasti, namun Deddy mengatakan setidaknya untuk satu hotel terdapat 5 hingga 30 karyawan yang dirumahkan.

"Adanya PPKM Darurat ini yang bisa dilakukan apa? Ya efisiensi segala bidang, dan mengurangai SDM yang ada. PHRI belum mendata pasti, tapi setiap hotel minim 5 sampai 30 karyawan yang dirumahkan," katanya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (11/7/2021).

Merumahkan sejumlah karyawan itu bukan tanpa sebab.

Baca juga: 2 Hari Setelah PPKM Darurat, Okupansi Hotel di DIY Hanya 5-10 Persen

Deddy menjelaskan, pihak manajemen terpaksa memangkas SDM yang ada lantaran khawatir tak mampu memberi gaji di awal bulan nanti.

Pasalnya, okupansi hotel di DIY anjlok di hari ke tiga sejak pemberlakuan PPKM Darurat dari pemerintah dimulai.

Dikatakan olehnya saat ini okupansi hotel di DIY pada minggu pertama PPKM Darurat hanya 5-10 persen.

"Bahkan ada yang zonk. Rata-rata dari 7 hari pertama zonknya dua hari. Baik bintang maupun non bintang," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan apabila kondisi terus seperti ini hotel di DIY tidak mendapat pemasukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved