Breaking News:

Pengunjung Pasar dan Supermarket di DI Yogyakarta Turun 50 Persen Selama PPKM Darurat

Tingkat kunjungan di pasar maupun supermarket di DI Yogyakarta mengalami penurunan sebanyak 50 persen di tengah penerapan Pemberlakuan

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik
ILUSTRASI Supermarket 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingkat kunjungan di pasar maupun supermarket di DI Yogyakarta mengalami penurunan sebanyak 50 persen di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yanto Apriyanto mengungkapkan, sepanjang PPKM Darurat pihaknya tidak melakukan penutupan pasar maupun pusat perbelanjaan.

Baca juga: Disinfeksi Pasar Tradisional Kembali Digiatkan Pemkot Yogyakarta Selama PPKM Darurat

Dikarenakan keduanya termasuk dalam sektor esensial yang melayani kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan PPKM Darurat.

"Hal ini patuhnya masyarakat terhadap peraturan pemerintah untuk stay at home," terang Yanto, Jumat (9/7/2021).

Menurutnya, sebagian besar pengunjung pasar saat ini merupakan pedagang kulakan. Mereka kembali menjual barang dagangannya langsung ke lingkungan tempat tinggal warga.

"Kebutuhan masyarakat dipenuhi oleh para pedagang yang ada di dekat kediamannya dalam artian pedagang keliling dan lain-lain. Yang banyak berbelanja ke pasar pedagang kulakan untuk dijual kembali ke konsumen," jelasnya.

Lebih jauh, pada PPKM kali ini pihaknya memantau ada sejumlah komoditas yang mengalami fluktuasi harga, namun masih tergolong stabil.

Fluktuasi terjadi pada harga cabai merah yang meningkat dari Rp 48 ribu jadi sekitar Rp 49-51 ribu. 

Sedangkan komoditas bawang putih naik tipis dari Rp 22.000 jadi Rp 22.667 per kilogram.

Baca juga: Polres Gunungkidul Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Paliyan

Menurutnya, tekanan harga disebabkan karena kondisi cuaca di DIY yang masih berubah-ubah. Sehingga mempengaruhi produksi cabai di wilayah ini.

Beberapa komoditas juga ada yang mengalami sedikit penurunan harga.

Misalnya pada telur ayam broiler yang mengalami penurunan harga dari Rp 20.667 menjadi Rp 20.333, bawang merah turun dari Rp 24.000 menjadi Rp 23.667.

"Karena PPKM Darurat serapan pasar menurun maka juga terjadi penurunan harga," terangnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved