Breaking News:

Atlet PON DIY

Sebagian Atlet Puslatda DIY Bisa Berlatih Lagi

KEGIATAN pemusatan latihan daerah (puslatda) DIY mulai dilaksanakan lagi mulai Kamis (8/7/2021).

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
istimewa
Atlet panjang tebing Puslatda PON XX DI Yogyakarta, Dyah Puspitaningtyas saat menjalani latihan di papan panjat tebing Mandala Krida beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kegiatan pemusatan latihan daerah (puslatda) DIY mulai dilaksanakan lagi mulai Kamis (8/7/2021). Program latihan untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tersebut sempat dihentikan sementara akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penghentian sementara kegiatan latihan para atlet pustalda DIY akibat adanya penutupan sarana olahraga milik Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Sarana olahraga tersebut biasanya dipakai oleh atlet puslatda DIY untuk berlatih.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Agung Nugroho menyebutkan, bahwa sarana olahraga yang dapat dipakai untuk saat ini yakni kompleks Stadion Mandala Krida Yogyakarta. "Alhamdulillah kita sudah mendapat izin dari Satgas Penanganan Covid-19 DIY, latihan bisa kembali dilaksanakan," kata Agung, Kamis (8/7/2021).

Dijelaskan Agung, tempat yang dapat diakses meliputi lapangan atletik, pencak silat, wushu, sepatu roda, panjat tebing, dan voli pasir. "Untuk balap motor belum diberi izin karena pasti menimbulkan suara keras waktu latihan, ditakutkan berpotensi mengundang masyarakat untuk berkumpul menonton latihan," imbuhnya.

Kendati begitu, pelaksanaan puslatda di kompleks Stadion Mandala Krida itu diwajibkan untuk menggunakan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat latihan. Para atlet dan pelatih wajib cek suhu sebelum memasuki area lapangan, serta wajib memakai masker sebelum tiba untuk berlatih.

"Kita juga akan batasi di lapangan hanya untuk atlet puslatda PON DIY, dan tidak diperkenankan untuk membawa orang atau atlet lainnya dari luar," tegas Agung.

Lebih jauh, meski masih dalam masa PPKM Mandiri, agenda atau durasi pelatihan di lapangan tetap sesuai program masing-masing cabang olahraga (cabor). "Tidak ada pengurangan atau pembatasan durasi pelatihan, kita sesuaikan dengan jadwal rutin, apalagi sekarang sudah masuk tahap pra-kompetisi," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved