Breaking News:

Jawa

Polres Magelang Sediakan Swab Gratis Selama Penyekatan PPKM Darurat di Tugu Ireng

Selain penyekatan arus lalu lintas, Polres Magelangjuga melaksanakan Swab Antigen gratis di Perbatasan Magelang - Yogyakarta.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Shutterstock
Ilustrasi alat tes Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Selain penyekatan arus lalu lintas, terkait dengan pemberlakuan PPKM Darurat Tim Gabungan juga melaksanakan Swab Antigen gratis di Perbatasan Magelang - Yogyakarta tepatnya di Tugu Ireng Salam Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba menuturkan, pengadaan Test Swab gratis dilakukan bekerja sama dengan instansi terkait.

"Swab antigen di perbatasan ini gratis untuk semuanya. Karena kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Berapa saja siap karena memang alat Swab-nya sudah turun," jelasnya Rabu (07/07/2021).

Baca juga: Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional di Kabupaten Magelang Capai 80 Persen

Menurutnya terkait dengan pelaksanaan PPKM Darurat ini, pihaknya akan terus menggelar kegiatan penyekatan di perbatasan terutama untuk masyarakat yang akan masuk di wilayah Kabupaten Magelang

"Kalau masyarakat luar wilayah Kabupaten Magelang, kami akan tanya keperluannya apa. Kalau mereka tidak ada keterkaitan dengan sektor-sektor kritikal dan esensial, maka kami minta untuk putar balik," lanjutnya. 

Namun sebaliknya, kata dia, kalau masyarakat yang masuk di wilayah Kabupaten Magelang terkait dengan sektor kritikal dan esensial maka pihaknya memperbolehkan. 

Selama penyekatan berlangsung terdapat satu warga Kabupaten Magelang yang positif ketika diminta untuk melaksanakan Swab Antigen. 

Baca juga: Polres Magelang Bersama Petugas Gabungan Gencarkan Sosialisasi PPKM Darurat

"Ada satu yang tadi positif, kami suruh untuk isolasi mandiri dulu dan akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan," jelasnya. 

Ketika disinggung tentang jalur "tikus" yang sering dilewati oleh pengendara untuk menghindari penyekatan di perbatasan, dirinya mengatakan akan melihat situasi dan kondisi yang ada untuk upaya penyekatan. 

"Dengan penyekatan skala besar seperti ini secara psikologis ada pesan kepada masyarakat untuk dirumah saja. Untuk penyekatan nanti kami lihat eskalasinya seperti apa. Juga akan kita perhitungkan dengan kekuatan kami. Karena di awal PPKM Darurat ini kami fokus sosialisasi kepada masyarakat," ungkapnya.  (Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved