Ketua DPRD Gunungkidul : PPKM Darurat Sudah Berjalan Efektif

Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti menilai penerapan PPKM Darurat sudah berjalan efektif meski baru berjalan beberapa hari

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti (memakai rompi) meninjau pelaksanaan PPKM Darurat pada Minggu (04/07/2021) kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul Endah Subekti menilai penerapan PPKM Darurat sudah berjalan efektif meski baru berjalan beberapa hari.

Hal itu didasarkan pada hasil peninjauan rombongannya pada Minggu (06/07/2021) lalu.

Endah mengatakan efektivitas itu terlihat dari titik-titik yang rawan kerumunan seperti pasar tradisional hingga kawasan wisata. Menurutnya, ada penurunan sekitar 50 persen.

"Kami lihat para pedagang dan pembeli juga sudah banyak memahami soal aturan PPKM Darurat ini," katanya pada wartawan, Selasa (06/07/2021).

Aturan yang dimaksud Endah adalah dalam hal kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Termasuk ketentuan untuk tidak makan di tempat, sebab ia mengklaim banyak pedagang dan pembeli yang mematuhi aturan tersebut.

Sementara di kawasan wisata, ia mengatakan penjagaan benar-benar dilakukan di pintu retribusi.

Sebab, petugas di sana menghalau seluruh kendaraan yang akan masuk dengan tujuan berwisata.

"Setidaknya dari peninjauan ini bisa dikatakan penerapan PPKM Darurat sudah berjalan efektif," ujar Endah.

Sosialisasi PPKM Darurat sendiri gencar dilakukan oleh Polres Gunungkidul dan Kodim 0730/GK.

Baca juga: Obyek Wisata Ditutup Selama PPKM Darurat, Pelaku Wisata di Gunungkidul Pasrah

Aparat berpatroli untuk memberikan imbauan sekaligus memastikan kebijakan dipahami masyarakat.

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menyampaikan pihaknya lebih banyak memberikan teguran lisan pada warga.

Terutama pada mereka yang kedapatan belum mematuhi aturan PPKM Darurat.

"Kami minta mereka tidak berkumpul hingga berkerumun, termasuk makan di tempat selama penerapan PPKM Darurat ini," kata Aditya.

Tak hanya patroli, penyekatan juga dilakukan aparat di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Hutan Wanagama, Gading, Playen yang sampai hari ini masih berlangsung.

Meski sudah diatur, Aditya menegaskan sanksi menjadi langkah paling akhir yang akan diberikan bagi pelanggar. Pihaknya lebih mengutamakan edukasi pada masyarakat soal PPKM Darurat ini.

"Lewat edukasi masyarakat akan lebih paham dan tentunya PPKM Darurat bisa berjalan lebih efektif," jelasnya. (Tribunjogja/Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved