Breaking News:

Peduli Pendidikan Santri, Pesantren Ar-Ridha Terima Bantuan PLN

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap pembangunan yang berkelanjutan khususnya di sektor pendidikan dan ekonomi

Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Klaten melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menyerahkan bantuan pemberdayaan kepada Pondok Pesantren Ar-Ridha tahfidz Al-Qur'an dan Studi Islam Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Klaten melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menyerahkan bantuan pemberdayaan kepada Pondok Pesantren Ar-Ridha tahfidz Al-Qur'an dan Studi Islam Klaten pada Rabu (30/6/2021).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap pembangunan yang berkelanjutan khususnya di sektor pendidikan dan ekonomi.

Bertempat di pondok pesantren Ar-Ridha tahfidz Al-Qur'an dan Studi Islam Klaten, bantuan diberikan secara simbolis oleh Manager Bagian Keuangan, SDM dan Administrasi PLN UP3 Klaten, Wahyu Eko Tyasmanto, kepada ketua yayasan Ar-Ridha, H.Ardhana.  

“Program TJSL dari PLN UP3 Klaten mengacu kepada kebutuhan yang telah disesuaikan oleh pondok pesantren Ar-Ridha, semoga bantuan tersebut dapat menjadi peluang bagi santri untuk mendapat pendidikan formal sekaligus pembelajaran dalam hal kewirausahaan,” jelas Wahyu.

Bantuan yang diserahkan berupa modal usaha pengelolaan operasional peternakan kambing. Mulai dari pasang baru listrik berdaya 1300 VA, kandang, hewan, dan pakan ternak.

Pondok Pesantren Ar-Ridha selain bergerak di bidang pendidikan juga dikelola sebagai tempat bisnis ternak sehingga para santri dapat sekaligus mempelajari ilmu pengelolaan ternak secara langsung.

Diharapkan nantinya ilmu tersebut bermanfaat bagi para santri untuk berwirausaha dan meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Ardhana menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk kepedulian PLN.

Ia mengatakan bahwa bantuan ini akan digunakan sebagai sarana dan prasarana keilmuan wirausaha agar nantinya para santri dapat melakukan praktik ekonomi langsung setelah lulus.

"Kami bersyukur karena ini merupakan bagian dari rencana kami untuk meningkatkan pengetahuan para santri, khususnya saat ini mengenai penggemukan ternak kambing sebelum ternak di perdagangkan," jelas Ardhana. (rls/adv)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved