Breaking News:

Kisah Inspiratif

Berawal dari Sering Dijahili Teman Saat Kecil, Anisa Nuroktaviana Geluti Taekwondo

Anisa Nuroktaviana memulai ikut latihan taekwondo sejak SD karena diminta oleh sang ibu untuk dapat menjaga diri sendiri.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Anisa Nuroktaviana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah penetapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali ini, atlet taekwondo nomor pomsae D.I Yogyakarta, Anisa Nuroktaviana tetap melakukan latihan intensif untuk mempersiapkan diri mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober 2021 mendatang.

Ia berlatih selama enam hari sepekan, mulai dari Selasa sampai Minggu, dan mendapat libur satu hari pada hari Senin.

Apalagi kini persiapan PON sudah masuk tahap pra kompetisi, otomatis intensitas latihan seluruh cabor termasuk taekwondo mulai dinaikan.

Perempuan kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini mengaku progres latihannya telah mencapai 80 persen, yang meliputi kemampuan ketahanan fisik, dan teknik.

Namun ia masih mengeluhkan karena belakangan ini kejuaraan taekwondo amat sepi, akibat angka penyebaran pandemi Covid-19 yang tiap hari meningkat.

Baca juga: Menapaki Karir Taekwondo, Almaida Noor Aryanto Putri Sempat Raih Juara Internasional

Hal itu dinilainya berdampak pada kesiapan mentalnya saat bertanding, dengan begitu ia memilih untuk menambah porsi latihan lebih lama dari sebelumnya, dan sebisa mungkin mengikuti tiap kejuaraan meski digelar secara daring.

"Alhamdulillah persiapan buat PON sudah 80 persen, sisanya tinggal mengasah mental dengan ikut tryout, cuma sayangnya sekarang jarang banget ada kejuaraan, ada pun kejuaraan daring dan itu pun tidak banyak," ujar Nisa kepada Tribunjogja.com, Senin (5/7/2021).

Nisa mengaku beruntung karena kini ia merupakan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahraggan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sehingga ia sudah banyak mengetahui soal teori dan bagaimana mengolaborasikan antara teknik dan fisik.

Tentu saja itu dapat menjadi keuntungan yang besar bagi dara yang dulu pernah besekolah di SMA Ragunan, Jakarta, dalam berlatih maupun pertandingan.

"Kebetulan saya kuliah di jurusan kepelatihan olahraga, di sana banyak diajarkan bagaimana latihan fisik yang baik dan menggabungkannya dengan teknik dalam taekwondo," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved