Breaking News:

Tiga Bulan Jelang PON XX 2021, Kualitas Fisik Atlet DIY Belum Penuhi Standar

Tiga Bulan Jelang PON XX 2021, Kualitas Fisik Atlet DIY Belum Penuhi Standar

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Puslatda panahan DIY di Lapangan Bola dan Panahan, Sewon, Bantul, Minggu (21/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabid Pembibitan dan Pembinaan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Agung Nugroho menyebut kondisi fisik para atlet puslatda PON DIY belum memenuhi standar tiga bulan jelang pelaksanaan PON Papua 2021.

Hal tersebut terlihat dari tes yang dilakukan oleh KONI DIY pada Minggu (21/6/2021) lalu.

Sebagai catatan, ada lima komponen yang dites untuk mengetahui performa atlet puslatda PON DIY, antara lain tes soken, kelenturan, lari sprint 300 meter, VO2Max (beep test), dan triple hop test. 

Meski demikian, Agung menilai tidak semua dari atlet memerlukan kemampuan berlari sprint 300 meter untuk membuktikan dirinya memiliki performa baik dalam pertandingan.

"Seperti atlet catur atau binaraga mereka tidak perlu bisa lari sprint, jadi dalam penilaian ini masih disebut banyak atlet yang belum memenuhi standar karena itu tadi, dan juga ada atlet yang masih mengalami cedera," katanya, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Peparnas Tinggal 4 Bulan Lagi, NPC DIY Berharap Tetap Bisa Gunakan Sarpras Olahraga untuk Latihan

Baca juga: KONI DIY Beri Pendampingan Medis untuk Atlet Positif Covid-19

Selain itu, ada satu tes yang diklaim Agung dapat berdampak kurang baik bagi kondisi atlet, yakni triple hop test.

Tes itu juga diklaim sebagai penilaian yang membuat banyak atlet terlihat belum memenuhi standar.

"Triple hop test ini kita lihat cukup bahaya, jadi dites yang akan datang akan kita ganti dengan vertical jump, tentunya untuk meminimalisir cedera, karena kita sudah semakin dekat dengan hari penyelenggaraan PON di Papua," bebernya.

Sementara itu, jadwal tes kedua yang akan dilakukan oleh seluruh atlet akan digelar pada tanggal 7 Agustus mendatang.

Sebelumnya tes pertama dilakukan di Gor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kemungkinan tes selanjutnya akan digelar di tempat yang sama.(Tribunjogja/Taufiq Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved