Breaking News:

Pasar di Magelang Wajib Libur Satu Hari Tiap Pekan

Dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melakukan penutupan pasar setiap seminggu sekali.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Agus Wahyu
Pasar di Magelang Wajib Libur Satu Hari Tiap Pekan
TRIBUNJOGJA.COM/AGUNG ISMIYANTO
ILUSTRASI - Pedagang di Pasar Borobudur Kabupaten Magelang.

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melakukan penutupan pasar setiap seminggu sekali. Saat pasar ditutup, petugas akan melakukan penyemprotan cairan disinfektar di pasar.

Kepala Seksi Pengelolaan Pasar, Dinas Perdangan Koperasi dan UKM, Pemkab Magelang , Pantjraningtyas menuturkan, diliburkannya pasar seminggu sekali sebagai kebijakan untuk mengurangi risiko paparan Covid-19 di tempat umum.

"Ini (penutupan) merujuk pada surat edaran Bupati Magelang terkait naiknya status zona merah Kabupaten Magelang. Pasar menjadi salah satu tempat yang memiliki risiko tinggi terhadap penularan sehingga dibuatlah kebijakan tersebut," jelas Pantjraningtyas, Jumat (2/7/2021).

Ia menambahkan, penutupan pasar seminggu sekali itu akan dipakai untuk penyemprotan cairan disinfektan. Di mana, setiap pasar jadwal penyemprotannya berbeda-beda disesuaikan dengan petugas pasar.

Pasar yang dimaksud, di antaranya, Secang, Bandongan, Kaliangrik, Salaman, Borobudur, Tempuran, dan Tanjong Anom yang hari ini sudah dilakukan penyemprotan. Kemudian, Grabag, Windusari, Kaponan dan Ngablak yang dijadwalkan penyemprotan pada Sabtu (3/7/2021).

"Lalu, Pasar Mungkid disemprot pada Minggu (4/7/2021). Dan, sisanya Mekar Muntilan, Talun, Pagergunung pada Senin (5/7/2021). Terakhir, pasar Muntilan Selasa (6/7/2021). Pelaksanaan penyemprotan akan rutin dilakukan," tuturnya.

Selain penyemprotan, pihaknya juga membatasi operasional pasar hingga pukul 14.00 WIB setiap harinya. Kebijakan ini, juga termasud upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Magelang.

"Kebijakan ini sudah berlangsung sejak akhir Juni lalu, dan akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dengan, melihat perkembangan kondisi Covid-19 serta arahan dari pemerintah," pungkasnya. (ndg)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Sabtu 3 Juli 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved