Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang Siap Ikuti Instruksi Pemberlakuan PPKM Darurat

Pemerintah Kota Magelang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz saat dimintai keterangan oleh wartawan, Jumat (02/06/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. 

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan Inmendagri tersebut, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 443.5/196/112 tertanggal 2 Juli 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 tingkat Kota Magelang.

Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menjelaskan, kebijakan ini ditentukan oleh pemerintah pusat sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang terus meningkat beberapa pekan terakhir. 

Baca juga: Pemkot Magelang Siapkan Rumah Sakit Darurat untuk Penanganan Covid-19

Kota Magelang menjadi daerah yang harus menerapkan kebijakan itu karena masuk kriteria level situasi pandemi tertinggi atau level 4.

"Ini yang menentukan pusat, kami mengikuti saja, mungkin karena jumlah penduduknya sedikit, tapi angka kejadian banyak. Mudah-mudahan PPKM Darurat ini Kota Magelang bisa turun level, jadi level 2 sehingga bisa terjadi relaksasi. Kita tunggu sampai 20 Juli 2021," terangnya, Jumat (02/07/2021).

Selama PPKM Darurat, sejumlah ketentuan wajib dijalankan, di antaranya toko yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB. Kapasitas pengunjung tidak boleh lebih daru 50 persen.

"Toko kebutuhan pokok boleh buka sampai pukul 20.00 WIB. Sementara apotek dan toko obat tetap diizinkan membuka toko selama 24 jam," katanya.

Baca juga: Pemkot Magelang Minta Rumah Sakit Swasta Sediakan Fasilitas untuk Pasien Covid-19

Dalam aturan baru ini, mal, pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan diharuskan tutup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved