PSIM Yogyakarta

Manajemen PSIM Yogyakarta Belum Ambil Langkah Soal PPKM Darurat

Pemain PSIM Yogyakarta diliburkan sejak tanggal 30 Juni 2021 kemarin, untuk memastikan langkah manajemen menyikapi keadaan PPKM Darurat ini.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia, membuat pemerintah pusat melakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali mulai besok Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021).

Buntut dari kebijakan itu membuat para pemain PSIM Yogyakarta diliburkan sementara waktu sejak tanggal 30 Juni 2021 kemarin, untuk memastikan langkah manajemen menyikapi keadaan PPKM Darurat ini.

"Nanti mulai hari Senin (5/7/2021) kita mulai latihan kembali, hanya saja kita masih belum tahu nanti program pelatih akan seperti apa hari Senin itu," ujar Manajer PSIM Yogyakarta, Farabi Firdausy, Jumat (2/7/2021).

Tentu saja, hal ini menjadi kekhawatiran banyak pihak lantaran pada tahun 2020 lalu, kasus serupa seperti sekarang ini sempat terjadi.

Baca juga: Komeptisi Resmi Diundur, Pelatih PSIM Yogyakarta Sebut Keputusan Terbaik Saat Ini

Pada akhirnya kompetisi liga yang awalnya ditunda kemudian dibatalkan setelah sekitar satu bulan berjalan karena kasus positif Covid-19 semakin merajalela.

Kekecewaan tersebut ditunjukan oleh bek PSIM Yogyakarta, Taufik Hidayat yang menyebut jika penundaan liga akibat pandemi Covid-19 di Indonesia tidak terjadi satu kali saja.

"Rasanya memang sangat kecewa, hal seperti ini kan tidak baru kali ini juga, tapi saya tetap hormati semua keputusan dari penyelenggara liga, mungkin hal ini yang terbaik untuk saat ini," katanya.

Sementara itu Media Officer PSIM, Ditya Fajar mengungkapkan jika keputusan manajemen akan segera diambil pada hari Senin (5/7/2021) besok, lantaran para pelatih akan berkumpul kembali selepas libur untuk membahas program PSIM Yogyakarta selama PPKM Darurat berlangsung.

Sebelum diberi waktu libur, PSIM Yogyakarta telah melakukan dua uji coba di Jawa Tengah,  melawan klub Liga 1 dan 2, pada tanggal 27 dan 29 Juni 2021, sebagai persiapan mengikuti kompetisi Liga 2 yang baru saja jadwalnya resmi diundur kembali.

Pada uji coba pertama PSIM Yogyakarta melawan PSIS Semarang di Stadion Citarum, Minggu (27/6/2021).

Laga tersebut berakhir dengan kekalahan tim berjuluk Laskar Mataram dengan skor 0-2.

Baca juga: Cerita Gelandang PSIM Yogyakarta, Dominico Savio Sheva Soal Ambisi dan Nama Eropa

Setelah itu, PSIM Yogyakarta kembali melanjutkan perjalanannya menuju Tegal untuk menantang Persekat Tegal di markasnya, Stadion Tri Sanja, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/6/2021).

Laga tersebut meraih hasil yang belum memuaskan, dengan skor akhir 0-0.

Hal tersebut kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro untuk membenahi kekurangan timnya yang diklaim kesulitan beradaptasi dengan lapangan yang berbeda-beda.

Kendati begitu, bagi Seto hasil akhir pada uji tanding bukanlah hal yang utama, namun ia menginginkan agar anak asuhnya dapat memanfaatkan waktu bermain untuk berproses, serta menyadari hal-hal apa saja yang perlu dievaluasi dan dilakukan ketika di lapangan.

Kini para penggawa PSIM Yogyakarta harus menunggu keputusan apakah mereka akan tetap berlatih dan melakukan uji tanding selanjutnya, atau mendapat liburan kembali dengan tetap berlatih secara madiri di rumah.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved