Persiba Bantul

Imbas Kenaikan Angka Covid-19 di Kabupaten Bantul, Persiba Bantul Liburkan Semua Pemain

Persiba Bantul yang hendak melakukan uji coba melawan klub lokal D.I Yogyakarta, Gadingsari hari ini, Kamis (1/7/2021) batal.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
Persiba Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiba Bantul yang hendak melakukan uji coba melawan klub lokal D.I Yogyakarta, Gadingsari hari ini, Kamis (1/7/2021) batal lantaran diresmikannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk pulau Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021 mendatang.

Selain itu, pembatalan uji coba juga imbas dari belakangan ini kasus positif Covid-19 perharinya di Kabupaten Bantul mencapai rata-rata 275 kasus, menjadi angka penyumbang tertinggi kedua di DIY setelah Sleman dengan jumlah 300 perharinya.

"Ya kita ambil tindakan preventif untuk membatalkan uji coba har ini. Kita takut juga nanti semakin banyak yang terpapar," ujar Manajer Persiba Bantul, Rumawan.

Dengan demikian semua pemain Persiba Bantul yang tergabung dan sedang menjalani seleksi itu terpaksa diliburkan lebih dahulu sebagai upaya manajemen untuk memotong penyebaran Covid-19 di kalangan pemain.

Baca juga: Persiba Bantul Butuh Kiper Berpengalaman

Sembari meliburkan pemain, jajaran manajemen akan berkoordinasi dengan Presiden Klub, Soekeno untuk menentukan langkahnya ke depan.

"Sementara untuk saat ini kita tetap monitor kapan Liga 3 akan dimulai. Lalu dalam waktu dekat ini kita akan menghadap ke Presiden Klub juga untuk berkoordinasi soal rencana kita setelah ini," paparnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persiba Bantul, Sudarmaji menyebut para pemain telah diliburkan untuk sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

"Mulai hari ini kita liburkan pemain sampai Senin, sambil nunggu instruksi dari manajemen seperti apa. Pastinya ada kemungkinan bakal diliburkan lebih lama," paparnya.

Keputusan untuk meliburkan pemain itu menurut Darmo sapaan akrabnya bukan suatu masalah besar, lantaran hal itu sebagai kepentingan bersama untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di DIY.

Di sisi lain, ia menyebut jika pengunduran jadwal kompetisi yang disinyalir karena Covid19 semakin marak, dapat menjadi keuntungan bagi Persiba Bantul untuk melakukan persiapan lebih maksimal.

"Kita liburkan pemain karena penyebaran Covid-19 di Bantul ini tinggi, kita cari amannya, bukan karena pengunduran liga. Kalau soal pengunduran liga malah kita bisa punya waktu persiapan yang panjang," beber eks pemain PSIM Soeratin 1992 ini.

Selama libur, lanjut Darmo, tim pelatih telah memberikan program kepada seluruh pemain untuk tetap menjaga kondisi tetap prima, sehingga saat kembali berlatih bersama tidak kedapatan ada pemain yang mudah kelelahan.

Baca juga: Persiba Bantul Berlakukan Mess Sementara untuk Seleksi Pemain

"Kita sarankan untuk pemain tetap jaga kondisi secara mandiri di rumah," jelasnya.

Di lain hal, Persiba Bantul yang tengah menyeleksi pemain dari luar DIY kini terpaksa untuk memulangkan semua pemain tersebut ke daerahnya masing-masing, seperti Bandung, Kediri, Lamongan, Samarinda, dan Jambi.

Sebelumnya, para pemain tersebut menempati mess Persiba Bantul sementara di kawasan Kota Yogyakarta selama mengikuti proses seleksi.

"Untuk sementara ini, semua pemain dari luar DIY juga kita kembalikan ke rumahnya masing-masing," ucapnya.

Adapun, latihan terakhir yang digelar oleh Persiba Bantul baru dilakukan hari kemarin, Rabu (30/6/2021) sore, di Lapangan Dwi Windu Bantul.

Untuk kondisi terakhir Darmo menyebut para pemain masih semangat menjalani latihan serta dalam kondisi prima.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved