Breaking News:

PPKM Darurat

Ganjar Minta Seluruh Bupati dan Wali Kota di Wilayahnya Laksanakan PPKM Mikro Darurat Secara Ketat

Ganjar Minta Seluruh Bupati dan Wali Kota di Wilayahnya Laksanakan PPKM Mikro Darurat Secara Ketat

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyapa dan memberikan semangat warga yang melakukan isolasi mandiri dan penerapan program Jogo Tonggo di Ngandagan RT 05/03, Desa Wirun, Kutoarjo, Purworejo, Kamis (1/6/2021). Sebelumnya sebanyak 25 rumah di kampung tersebut menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Pemerintah resmi memberlakukan pelaksanaan PPKM Mikro Darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli untuk menekan angka penularan Covid-19 di Indonesia.

PPKM Mikro darurat ini dilaksanakan di 48 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 4 dan 74 Kabupaten/Kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Jawa-Bali.

Untuk Provinsi Jawa Tengah, semua daerah ditetapkan pemberlakuan PPKM Mikro Darurat.

Rinciannya, 13 kabupaten/kota masuk asesmen pandemi level 4 dan sisanya masuk asesmen pandemi level 3.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan tersebut.

"Petunjuk pelaksanaannya hari ini sudah dikeluarkan. Instruksi Mendagri juga sudah disiapkan, mungkin sore ini atau besok sudah keluar. Seluruh kepala daerah diminta menyiapkan termasuk sosialisasi ke masyarakat. Levellingnya sudah disiapkan dan tindakan tegas dilakukan. Semua mesti kompak, insyaallah Jateng semuanya siap," kata Ganjar saat meninjau Jogo Tonggo di Desa Wirun Purworejo, Kamis (1/7/2021).

Ganjar meminta seluruh bupati/wali kota di Jateng untuk melaksanakan PPKM Mikro Darurat dengan ketat.

Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara terbuka, mana yang harus ada, mana yang ditutup dan dukungan masyarakat seperti apa.

"Bupati/wali kota harus mencari jalan keluar, sehingga tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat. Tidak boleh ada satupun yang menawar, semuanya harus melaksanakan dengan baik. Kalau 14 hari bisa dilakukan, maka ini bisa menekan," tegasnya.

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Bakal Tindak Tegas Pelanggar Aturan PPKM Darurat

Baca juga: BREAKING NEWS : Rekor Ganda, Tambah 895 Kasus Konfirmasi Covid-19 dan 37 Pasien Meninggal di DIY

Masyarakat Diminta Tak Panik

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved