Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid-19, 150 Warga Binaan Rutan Wates Dirumahkan

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II B Wates mendapatkan program asimilasi di rumah.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Agus Wahyu
istimewa
BERJAJAR - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Kelas II B Wates sedang menerima penjelasan dari sipir. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II B Wates mendapatkan program asimilasi di rumah. Kepala Rutan Kelas II B Wates, Deny Fajariyanto mengatakan per hari ini, total ada 150 WBP yang mendapatkan asimilasi tersebut.

Rinciannya 121 WBP pada 2020 lalu dan 29 WBP pada 2021. "Ratusan WBP yang kita rumahkan untuk asimilasi saat ini seluruhnya narapidana. Tidak ada anak-anak. Sebab, untuk anak-anak tempatnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Yogyakarta," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/7/2021).

Program asimilasi ini merupakan langkah pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Lewat Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24 Tahun 2021, ada perluasan jangkauan penerima hak integrasu dan asimilasi di rumah.

"Kalau semula dua per tiga masa pidana dan setengah masa pidana anak berlaku sampai 30 Juni 2021, kini diperpanjang hingga 31 Desember 2021," ucapnya.

Sebelumnya di awal pandemi, Kemenkumham mengeluarkan 55.929 narapidana dan 1.415 anak penerima hak integrasi serta 69.006 narapidana dan anak penerima hak asimilasi di rumah. Sementara itu, pasca dikeluarkannya Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020 sebanyak 16.387 narapidana dan 309 anak menerima hak integrasi serta 21.096 narapidana dan anak menjalani asimilasi di rumah. (scp)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat 2 Juli 2021 halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved