Headline

Pemkab Magelang Gentikan Sementara Layanan WiFi Demi Cegah Kerumunan

Diskominfo Kabupaten Magelang menghentikan sementara akses layanan wifi publik. Keputusan ini diambil untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
ILUSTRASI - Suasana pemaparan informasi terkait perkembangan kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Magelang, Jumat (29/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Magelang menghentikan sementara akses layanan wifi publik. Keputusan ini diambil untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat di tempat-tempat yang biasa jadi pusat layanan wifi.

Kepala Seksi Infrastruktur Jaringan Informatika, Diskominfo Kabupaten Magelang, Edi Suharno mengatakan, diberhentikannya layanan wifi publik mengikuti kebijakan Pemerintah Kabupaten akibat melonjaknya kasus Covid-19.

"Benar, mulai hari ini (29/6), layanan akses internet gratis dimatikan sementara. Merujuk pada surat edaran Bupati Magelang terkait penanganan Covid-19," jelasnya pada Selasa (29/6/2021).

Ia menambahkan, ada 10 titik lokasi fasilitas internet gratis yang aksesnya ditutup oleh Diskominfo Kabupaten Magelang. Adapun lokasi tersebut tersebar, di lapangan Pasturan dan Taman Bambu Runcing, Muntilan. Lalu, area Candi Mendut, Candi Pawon, TIC Borobudur, Masjid Annur Sawitan, Kolam Renang Medut, Taman Anggrek Medut, PKL Banjarnegoro dan PKL Mertoyudan.

"Biasanya, masyarakat menggunakan wifi untuk berbagai kebutuhan mulai dari membantu melancarkan komunikasi, memasarkan hasil produksi secara online, bahkan untuk membantu anak-anak bersekolah daring. Karena, melihat kondisi yang tidak menentu ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah dulu," ujarnya.

Adapun, terkait rencana penutupan sementara akses internet akan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Di mana, pihaknya tetap mengikuti arahan dari Bupati dan Satgas Covid-19.

"Penutupan akses wifi belum diketahui akan sampai kapan, mungkin bisa diakses lagi setelah Kabupaten Magelang dinyatakan aman (zona kuning atau hijau). Sehingga, kami harapkan masyarakat harus bisa disiplin prokes supaya kasus Covid-19 pun melandai," tandasnya.

Selain layanan wifi publik, Pemkab juga menutup seluruh destinasi wisata di wilayahnya, mulai Selasa (29/6/2021). Terlebih lagi, wilayah Kabupaten Magelang termasuk ke dalam zonasi merah atau berisiko tinggi dalam penularan.

Hal ini pun ditindak lanjuti oleh Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang yang mengeluarkan surat Nomor 440.1/1926/01.01/2021 tanggal 28 Juni 2021 tentang pelaksanaan Gerakan Eling lan Ngelingke (ingat dan saling mengingatkan).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan menyusul tingginya tren Covid-19 di Kabupaten Magelang.

"Sesuai dengan SE Gubernur Jawa Tengah dan SE Bupati Magelang, destinasi wisata untuk sementara ini ditutup terlebih dahulu. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan supaya virus ini tidak berkembang," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/6/2021).

Sementara itu, dalam pengendalian penyebaran Covid-19 pihaknya juga melakukan pembatasan kunjungan dan jam operasional di pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional. Serta, melaksanakan operasi yutisi secara terstruktur untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian.

"Untuk pusat perbelanjaan atau mal melakukan pembatasan pengunjung sebesar 25 persen dan dibuka sampai pukul 20.00 WIB. Sedangkan, pasar tradisional sampai pukul 14.00 WIB dengan meliburkan satu hari dalam seminggu untuk melakukan penyemprotan," tuturnya.

Sementara itu, terkait adanya penutupan destinasi wisata di Kabupaten Magelang, Pihak Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Borobudur mendukung kebijakan tersebut. Plt GM Unit Borobudur, Jamaludin Mawardi menuturkan, menindaklanjuti arahan Bupati Magelang dengan memperhatikan perkembangan situasi epidemiologi di wilayah tersebut, maka TWC mendukung penutupan sementara objek destinasi wisata TWC Borobudur.

“Kami berharap melalui penutupan ini bisa ikut berpartisipasi dalam proses pemulihan pandemi serta ekonomi di Kabupaten Magelang," terangnya. (ndg)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu 30 Juni 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved