Breaking News:

Jawa

Termasuk Zona Merah, Pemkab Magelang Terapkan Kebijakan WFH 75 Persen bagi ASN

Berada pada zonasi merah Covid-19, Pemkab Magelang kembali menerapkan kebijakan work form home (WFH) atau kerja dari rumah bagi ASN.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Berada pada zonasi merah Covid-19, Pemkab Magelang kembali menerapkan kebijakan work form home (WFH) atau kerja dari rumah bagi ASN.

Adapun, susunannya 75 persen kerja dari rumah dan 25 persen bekerja di kantor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami juga mengimbau perkantoran swasta dan indutri untuk juga menerapkan pengaturan jam kerja," terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Senin (28/06/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kabupaten Magelang Jadi Zona Merah

Ia menambahkan, pembatasan tersebut dilakukan guna mencegah meluasnya penularan Covid-19.

Selain kenaikan angka kasus, wilayah Kabupaten Magelang juga mengalami kenaikan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur hingga 86,09 persen per Minggu (27/06/2021) lalu.

Hal ini membuat, Kabupaten Magelang kembali masuk zona merah.

Berada di urutan ke 25 dari 25 wilayah di Jawa Tengah yang masuk zona merah atau kategori risiko tinggi penularan Covid-19.

"Dengan kondisi seperti ini, kami pun akan memaksimalkan tempat tidur di empat rumah sakit rujukan Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19, Pemkab Magelang Minta Masyarakat Tak Abai Prokes

Di antaranya,  Rumah Sakit Umum Muntilan, Rumah Sakit Merah Putih, Rumah Sakit Syubanul Wathon Tegalrejo dan Rumah Sakit Aisyiah Muntilan.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan lima tempat untuk dijadikan tempat isolasi terpadu yakni, Rumah Sakit Candi Umbul Grabag, Rumah Sakit Bukit Menoreh Salaman.

"Kami juga menyiapkan Puskesmas Pembantu Gulon Salam, Sanggar Kegiatan Belajar Salaman. Dan juga akan meminta bantuan dari Balai Pelatihan Kesehatan Semarang di Salaman," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved