Breaking News:

BPBD Klaten Salurkan 108 Tangki Air Bersih di Tiga Desa yang Mulai Dilanda Kekeringan

BPBD Klaten telah menyalurkan 108 tangki air bersih kepada tiga desa yang mulai dilanda kekeringan di daerah itu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
BPBD Klaten saat menyalurkan air bersih di kantor Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah menyalurkan 108 tangki air bersih kepada tiga desa yang mulai dilanda kekeringan di daerah itu.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, mengatakan jika pihaknya menyalurkan air bersih kepada tiga desa yang tersebar di dua kecamatan.

"Hingga data Jumat kemarin sudah ada tiga desa yang menerima bantuan air bersih. Totalnya 108 tangki air bersih yang sudah disalurkan," ujarnya Minggu (27/6/2021).

Haris merinci, tiga desa tersebut yakni Desa Sidorejo dan Tegalmulyo yang berada di Kecamatan Kemalang.

Kemudian, Desa Ngerangan yang berada di Kecamatan Bayat.

Menurut Haris, Desa Tegalmulyo menjadi desa paling banyak menerima bantuan air bersih sejauh ini.

Di desa itu tercatat 49 tangki air bersih telah disalurkan.

Kemudian, Desa Sidorejo sebanyak 47 tangki air bersih dan Desa Ngerangan sebanyak 12 tangki air.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Semarang, Jawa Tengah memperkirakan musim kemarau di Klaten bakal memasuki masa puncak pada Agustus mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Harmoko, menggelar rapat koordinasi dengan BPBD Klaten dan stakeholder awal Juni ini.

"Untuk prakiraan musim kemarau ini, perlu kami sampaikan dahulu bahwa puncak musim kemarau di Klaten prakiraan kami akan masuk pada bulan Agustus," ujarnya.

Kemudian, lanjut Iis Widya, sesuai dengan data cuaca yang ia terima dalam 10 hari sekali, Kabupaten Klaten pada awal Juni 2021 ini sudah memasuki musim kemarau.

Musim kemarau di Kabupaten Bersinar ini diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2021 mendatang.

Meski demikian, pada musim kemarau kali ini akan terdapat curah hujan yang turun seperti pada kemarau periode sebelumnya.

Hanya saja, Iis Widya memperkirakan jika curah hujan di musim kemarau tahun ini tidak sebanyak tahun 2020 dan tidak sejarang tahun 2019. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved